"Ya, statusnya seperti yang kita ketahui masih dalam asisten pelatih Liverpool dan secara rate juga mungkin lebih tinggi."
Faktor ketersediaan itulah yang jadi pembeda besar. Herdman saat ini bebas kontrak, sementara GvB masih terikat dengan klub raksasa Premier League itu. Logikanya, negosiasi dengan kandidat yang 'available' tentu lebih mudah dan cepat diselesaikan.
Menurut Bung Harpa, sinyal penunjukan Herdman sudah tercium kuat. Dia meminta publik dan suporter untuk bersiap serta mendukung penuh keputusan PSSI nantinya.
"Jadi banyaklah checklist-checklist yang saya lihat lebih mungkin John Herdman," ujarnya. "Jadi kelihatannya lebih ke arah sana dan mungkin teman-teman media juga sudah bisa mencium gelagatnya lebih ke arah sana."
Dia juga mengajak semua pihak belajar dari dinamika masa lalu. Perbedaan preferensi, kata dia, adalah hal yang wajar.
"Apapun itu, mungkin kita punya preferensi berbeda-beda. Tapi kita hargai. Seperti dulu juga pergantian dari Shin Tae-yong ke Kluivert. Mungkin kita terbelah tapi kita tetap dukung federasi," pungkas Bung Harpa.
Jadi, semua kini tampak mengerucut. Tinggal menunggu pengumuman resmi dari federasi. Yang jelas, proses pencarian nahkoda baru untuk Skuad Garuda ini memasuki babak akhir yang menentukan.
Artikel Terkait
Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026
Indonesia Kirim 17 Wakil ke Kejuaraan Asia 2026, Ganda Putra Jadi Sorotan
Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia
AFC Jatuhkan Sanksi, Malaysia Kalah WO dan Gagal ke Piala Asia 2027