Erick Thohir Resmi Kuasai Penuh Oxford United
Perubahan besar terjadi di tubuh Oxford United. Erick Thohir, yang juga Ketua Umum PSSI, secara resmi mengambil alih seluruh saham klub yang akrab disapa The U's itu. Langkah korporasi ini langsung berimbas pada struktur internal, dengan salah satu direktur memilih hengkang.
Pengumuman resmi datang langsung dari klub. Mereka menyatakan bahwa Thohir telah meningkatkan porsi kepemilikannya secara signifikan. Caranya? Dengan mengakuisisi seluruh saham yang sebelumnya dipegang oleh Oxford Investment Holdings Pte. Ltd. "Oxford United dapat mengonfirmasi bahwa Erick Thohir telah meningkatkan kepemilikan sahamnya di klub," bunyi pernyataan itu. Semua proses akuisisi ini telah disahkan dan sah di mata hukum.
Geicke Mundur, Struktur Direksi Berubah
Nah, konsekuensi langsung dari peralihan saham ini adalah perubahan di jajaran pimpinan. Horst Geicke, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur, memutuskan untuk mengundurkan diri. Pergantian ini menandai babak baru bagi manajemen klub.
Sebenarnya, langkah Erick Thohir (dan Anindya Bakrie) di klub Inggris ini sudah dimulai sejak 2022. Kala itu, mereka membeli 51 persen saham dari pengusaha asal Thailand, Sumrith ‘Tiger’ Thanakarnjanasuth. Dan hasilnya? Cukup impresif. Di bawah kepemilikan mereka, Oxford United berhasil meraih promosi dari League One ke Championship untuk musim 2023/2024. Pencapaian yang tidak main-main.
Musim lalu, klub yang berbasis di Stadion Kassam ini menempati posisi ke-17 di Championship. Bisa dibilang, perkembangan mereka cukup stabil pasca-dibeli.
Ada Sentuhan Indonesia di Skuad The U's
Buat para penggemar sepak bola Indonesia, Oxford United bukanlah nama yang asing lagi. Klub ini menjadi perhatian karena merekrut dua pemain muda Timnas Indonesia: Ole Romeny dan Marselino Ferdinan.
Saat ini, Ole masih bertahan di skuad utama. Sementara Marselino, ya, dia sedang menjalani masa peminjaman ke klub Slovakia, AS Trencin. Tetapi kehadiran mereka memberi warna tersendiri.
Dengan Erick Thohir sekarang memegang kendali 100%, masa depan Oxford United di Championship diprediksi akan mengalami transformasi. Bukan cuma di tataran manajemen, tapi juga ambisi kompetisi dan tentu saja, strategi membangun tim yang lebih solid ke depannya. Perubahan besar sedang menanti.
Artikel Terkait
Pelatih Persita Tegaskan Fokus Raih Poin, Abaikan Dampak Laga untuk Persija
Maarten Paes Cetak Debut Impresif, Selamatkan Ajax dari Kekalahan
Zarco Yakin Marquez Tetap Tak Terkalahkan di MotoGP 2026
Persijap Jepara Kalahkan Persebaya, Dua Laga Lain Imbang di Pekan ke-22 Super League