Rusia Tawarkan Dialog Nuklir dengan AS: Upaya Redam Ketegangan Nuklir Global
Rusia secara resmi menawarkan dialog nuklir dengan Amerika Serikat. Langkah diplomasi ini diambil sebagai respons untuk meredakan ketegangan antara dua negara pemilik senjata nuklir terbesar di dunia, yang memanas setelah Presiden AS Donald Trump menuduh Moskow melakukan uji coba nuklir bawah tanah secara rahasia.
Pihak Rusia mengakui telah melakukan uji coba sistem persenjataan bertenaga nuklir dalam beberapa pekan terakhir. Namun, mereka dengan tegas menolak klaim Trump bahwa mereka telah meledakkan perangkat nuklir secara diam-diam dan rahasia.
Ketegangan meningkat ketika Donald Trump mengumumkan bahwa dirinya telah memerintahkan Pentagon untuk memulai kembali uji coba senjata nuklir. Keputusan ini disebutnya sebagai balasan atas aktivitas uji coba yang dituduhkan kepada Rusia dan China. Baik Moskow maupun Beijing telah membantah melakukan pelanggaran dengan melakukan uji coba nuklir semacam itu.
Artikel Terkait
150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Daerah 3T untuk Percepatan Transformasi Digital Pendidikan
Banjir Rendam 552 Rumah di Donggala, Dua Kecamatan Terdampak
Penyelundupan 202 Reptil Hidup ke Dubai Digagalkan di Soekarno-Hatta
AS dan Iran Saling Klaim Soal Nasib Jet Tempur F-15 yang Jatuh