AQUA Hadir di UI, Bahas Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital
Brand air minum dalam kemasan AQUA berpartisipasi aktif dalam acara Studium Generale Universitas Indonesia dengan tema Bedah Buku Komunikasi Krisis Digital. Acara yang diselenggarakan di Auditorium Vokasi UI ini menghadirkan empat pakar komunikasi dari berbagai latar belakang, termasuk Corporate Communications Director Danone Indonesia Arif Mujahidin.
Strategi Komunikasi Krisis Digital Menghadapi Derasnya Informasi
Diskusi diawali dengan bedah buku Komunikasi Krisis Digital yang mengupas perubahan lanskap media modern dan pentingnya kecepatan respon dalam mengelola informasi publik. Arif Mujahidin membagikan pengalaman praktis Danone Indonesia dalam menjaga reputasi korporasi di tengah gempuran isu digital.
Edukasi dan Transparansi: Kunci Kepercayaan Publik Menurut AQUA
Dalam paparannya, Arif menekankan pentingnya literasi informasi dan tanggung jawab bersama menghadapi banjir informasi di era digital. "Kami memilih jalur edukasi dan keterbukaan dengan menjelaskan isu-isu kepada pemangku kepentingan melalui media, kanal digital, dan forum akademik," jelas Arif.
Klairfikasi Sumber Air AQUA dan Komitmen Konservasi
Arif juga meluruskan kesalahpahaman publik mengenai sumber air AQUA. "Sumber air AQUA berasal dari sistem hidrogeologi pegunungan yang terbukti melalui penelitian hidro isotop, menunjukkan kesamaan 'DNA' dengan air hujan yang tersimpan di akuifer pegunungan," tegasnya.
Untuk menjaga kelestarian sumber air, AQUA menjalankan program konservasi terintegrasi sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), meliputi penanaman pohon, pertanian regeneratif, dan program WASH (Water Access, Sanitation, and Hygiene) dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
Antusiasme Mahasiswa UI Terhadap Strategi Komunikasi Industri
Acara yang dihadiri ratusan mahasiswa dan dosen ini mendapat respons positif. Seorang mahasiswa Vokasi UI mengaku mendapatkan pemahaman baru tentang strategi komunikasi industri. "Penjelasan tentang sumber air AQUA dan program konservasinya sangat menarik, terutama dari sisi komunikasi korporat," ujarnya.
Jembatan Antara Teori Akademik dan Praktik Industri
Moderator acara Jojo Suharjo menilai diskusi ini berhasil menjembatani teori akademik dengan praktik lapangan. "Praktik yang dilakukan AQUA menjadi contoh konkret dalam mengelola reputasi di era digital," katanya.
Kaprodi Humas Vokasi UI Mareta Maulidiyanti menyampaikan apresiasi dan harapan agar kolaborasi antara akademisi dan praktisi industri seperti ini dapat terus berlanjut untuk melahirkan generasi komunikator yang adaptif dan kritis terhadap informasi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Peroleh Izin Khusus Bangun Kampung Haji di Makkah
Persija Jakarta Siap Hadapi Arema FC di GBK Demi Pertahankan Peluang Juara
Ribuan Warga CFD HI Terhibur Pawai Budaya Jakarta Penuh Warna
Presiden Prabowo Beri Souvenir Khusus kepada Qori Terbaik di Acara Satu Abad NU