Donald Trump Serang Zohran Mamdani: Ancaman Dana Federal & Dukungan untuk Cuomo

- Rabu, 05 November 2025 | 07:50 WIB
Donald Trump Serang Zohran Mamdani: Ancaman Dana Federal & Dukungan untuk Cuomo
Donald Trump Serang Zohran Mamdani, Calon Wali Kota New York - Berita Terkini

Donald Trump Serang Zohran Mamdani, Calon Wali Kota New York

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melancarkan serangan terhadap Zohran Mamdani, calon Wali Kota New York yang merupakan kandidat muslim pertama. Trump secara terbuka meminta warga New York untuk tidak memilih Zohran.

Melalui platform media sosialnya, Trump menulis, "Setiap orang Yahudi yang memilih Zohran Mamdani, seorang yang terbukti dan mengaku membenci Yahudi, adalah orang bodoh!!!" pernyataan ini dilansir dari kantor berita AFP pada Rabu (5/11/2025).

Ancaman Trump Terkait Dana Federal untuk New York

Sebelumnya, Trump telah mengancam akan memotong aliran dana federal untuk Kota New York jika Zohran Mamdani dari Partai Demokrat berhasil memenangkan pemilihan. Sebagai gantinya, Trump menyerukan dukungan penuh untuk rival Mamdani, yaitu Andrew Cuomo.

"Sangat kecil kemungkinan saya akan menyumbang dana federal, selain dari jumlah minimum yang diwajibkan," ujar Trump mengenai skenario jika Mamdani menang, seperti dilansir Reuters, Selasa (4/11).

Profil dan Janji Kampanye Zohran Mamdani

Zohran Mamdani, yang berusia 34 tahun, berkampanye dengan janji utama untuk membuat New York menjadi kota yang lebih terjangkau. Anggota majelis negara bagian kelahiran Uganda ini mengejutkan dunia politik dengan kemenangan meyakinkan dalam pemilihan pendahuluan pada 24 Juni.

Beberapa poin penting dalam visi misi Mamdanimeliputi:

  • Kenaikan pajak bagi orang-orang terkaya di New York.
  • Kenaikan tarif pajak perusahaan.
  • Pembekuan tarif sewa apartemen stabil.
  • Peningkatan subsidi perumahan publik.

Dinamika Pemilihan Wali Kota New York

Pemilihan Wali Kota New York telah digelar pada Selasa (4/11) waktu setempat. Dalam kontestasi ini, Mamdani diusung oleh Partai Demokrat, sementara Curtis Sliwa maju dari Partai Republik. Trump berpendapat bahwa memilih Sliwa justru akan menguntungkan Mamdani, sehingga ia mendesak pendukungnya untuk memusatkan suara pada Andrew Cuomo.

"Entah Anda secara pribadi menyukai Andrew Cuomo atau tidak, Anda benar-benar tidak punya pilihan. Anda harus memilihnya, dan berharap dia melakukan pekerjaan yang fantastis," tulis Trump dalam sebuah pernyataan.

Dampak Pencalonan Mamdani bagi Partai Demokrat

Pencalonan Mamdani dinilai membawa risiko sekaligus keuntungan bagi Partai Demokrat di tingkat nasional. Di satu sisi, partai mengakui kebutuhan untuk menarik pemilih muda. Namun, di sisi lain, Demokrat tetap waspada terhadap serangan Partai Republik yang menyoroti kritik pedas Mamdani terhadap pendudukan Israel di wilayah Palestina serta paham sosialisme Demokratnya yang turut mengkhawatirkan komunitas keuangan New York.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar