Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengisyaratkan bahwa negaranya siap mengambil tindakan militer sepihak terhadap Iran, tanpa harus melibatkan Amerika Serikat sebagai sekutu utamanya. Pernyataan ini muncul di tengah upaya diplomatik yang masih berlangsung antara Teheran dan Washington untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung lima bulan terakhir.
Dalam pernyataannya pada Rabu (5/8) waktu setempat, Netanyahu menegaskan tekad Israel untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Ia juga mengisyaratkan bahwa opsi militer tetap terbuka, apa pun hasil dari proses diplomasi yang sedang berjalan.
"Hari ini kita mendengar Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, Ahmad Vahidi, mendeklarasikan bahwa Iran berniat untuk terus mengembangkan senjata nuklir," ujar Netanyahu. "Sebagai Perdana Menteri Israel, saya bertekad untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir."
Meski menyebut AS sebagai "sekutu terbesar Israel", Netanyahu menegaskan bahwa dirinya "bertekad untuk melakukan apa pun yang diperlukan demi menjamin keamanan Israel". Pernyataan ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa Israel tidak akan ragu bertindak sendiri jika diperlukan.
Artikel Terkait
Hiroshima Peringati 81 Tahun Bom Atom, Seruan Hapus Senjata Nuklir Menguat
Netanyahu Tegaskan Israel Akan Cegah Iran Miliki Senjata Nuklir di Tengah Negosiasi
Komisi I DPR Desak Pemerintah Manfaatkan BoP untuk Tekan Netanyahu
Israel Tolak Rencana AS untuk Gaza, Tegaskan Pasukan Tak Akan Mundur