Polda Metro Jaya Gelar Penguatan Nilai Kebangsaan untuk Cegah Radikalisme

- Kamis, 30 Juli 2026 | 10:55 WIB
Polda Metro Jaya Gelar Penguatan Nilai Kebangsaan untuk Cegah Radikalisme

Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Penguatan Komitmen Kebangsaan dan Nilai Toleransi bagi Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) di lingkungannya. Acara yang berlangsung di sebuah hotel di Jakarta ini bertujuan menanggulangi dan mencegah radikalisme serta intoleransi di kalangan personel.

Kegiatan yang dibuka Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono pada Kamis (30/7/2026) itu menghadirkan dua narasumber: Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan BMBP SDM Kementerian Agama RI Prof Dr Ahmad Zainul Hamdi MAg, dan Tenaga Ahli Kepala BNPT Bidang Sumber Daya Manusia Kombes (Purn) Drs Sutriyono.

Dalam sambutannya, Wakapolda menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan ideologi dan komitmen kebangsaan seluruh personel. Menurutnya, setiap anggota Polri, termasuk PNPP, harus menjadikan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai landasan utama dalam bertugas.

"Kepercayaan masyarakat kepada Polri merupakan amanah yang harus terus kita pelihara. Hal tersebut hanya dapat diwujudkan melalui integritas setiap personel yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, menghormati keberagaman, serta menolak segala bentuk paham yang bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi," ujar Brigjen Dekananto.

Ia menjelaskan, tantangan terhadap persatuan bangsa kini semakin kompleks. Ancaman tidak selalu hadir secara fisik, tetapi juga melalui informasi, narasi, dan konten digital yang dikonsumsi sehari-hari. Karena itu, personel Polri dituntut memiliki ketahanan ideologi yang kuat agar mampu menyikapi perkembangan secara bijaksana dan tidak mudah terpengaruh paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

Wakapolda mengajak peserta memanfaatkan kegiatan ini untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman, dan memperteguh komitmen kebangsaan sebagai bekal tugas di satuan masing-masing. Setiap personel juga diharapkan menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan menumbuhkan sikap saling menghargai di lingkungan kerja maupun masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap semangat kebangsaan seluruh personel semakin kuat sehingga menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Mari kita terus mempererat persatuan, menjaga soliditas, serta menunjukkan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," pungkasnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags