Serangan Rusia kembali menghantam Ukraina dan menewaskan sembilan orang dalam gelombang terbaru yang tersebar di sejumlah wilayah. Enam di antaranya tewas di Dnipropetrovsk, kawasan tengah yang berbatasan langsung dengan garis depan.
Moskow dan Kyiv sama-sama meningkatkan intensitas serangan dalam beberapa pekan terakhir, sementara upaya diplomatik yang dipimpin Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II masih menemui jalan buntu.
Di Kryvyi Rig, kota kelahiran Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, serangan merenggut nyawa tiga orang. Gubernur wilayah Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengidentifikasi para korban sebagai dua pria berusia 25 dan 34 tahun, serta seorang wanita berusia 54 tahun.
Ganzha membagikan gambar lokasi kejadian yang memperlihatkan puing-puing masih mengepulkan asap dan reruntuhan bangunan yang hancur.
Serangan terpisah di wilayah yang sama menewaskan tiga orang lainnya. Sementara itu, otoritas regional melaporkan bahwa serangan di wilayah selatan Odesa, Zaporizhzhia, dan Kherson masing-masing menewaskan satu orang.