Menkes Apresiasi Bakti Kesehatan Polri: Sinergi Permudah Akses Layanan Gratis bagi Buruh

- Selasa, 23 Juni 2026 | 12:35 WIB
Menkes Apresiasi Bakti Kesehatan Polri: Sinergi Permudah Akses Layanan Gratis bagi Buruh
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi terhadap langkah Polri yang menggelar program Bakti Kesehatan secara masif. Menurutnya, sinergi antara Kementerian Kesehatan dan Kepolisian ini mempermudah akses masyarakat, khususnya kalangan buruh, untuk memperoleh layanan kesehatan gratis di Rumah Sakit Polri. Pernyataan tersebut disampaikan Budi saat menghadiri puncak kegiatan Bakti Kesehatan Polri di Sespolwan Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa, 23 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya upaya pencegahan penyakit melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin. “Pak Andi Gani (Presiden KSPSI) itu paling takut kalau anggotanya kehilangan kerja, tapi ada satu lagi yang sebenarnya para buruh lebih takuti, yaitu kalau kehilangan nyawa,” ujar Budi. Budi memaparkan bahwa penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di Indonesia adalah stroke. Ia menyebut Rumah Sakit Polri kini menjadi salah satu fasilitas yang siap melayani masyarakat untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit. “Nomor 1, nomor 2, nomor 4 (stroke, jantung, ginjal) itu sekitar 750 ribu kematian setahun bisa dihindari asalkan semua buruh, semua wartawan, masyarakat itu mengikuti programnya Pak Presiden Prabowo: Cek Kesehatan Gratis,” tuturnya. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak menyepelekan kondisi tubuh meskipun merasa sehat. “Datang ke puskesmas atau ke Rumah Sakit Polri sekarang sudah bisa untuk dapat obat gratis,” lanjut dia. Budi kemudian mengungkapkan empat indikator kesehatan utama yang perlu diwaspadai, yaitu tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan obesitas. Apabila indikator tersebut melampaui batas normal, ia menyarankan agar masyarakat segera memanfaatkan fasilitas kesehatan milik Polri. “Kalau gula darah di atas 200, jangan sok sehat. Nanti kena ginjal, nanti kena serangan jantung, meninggal juga atau cuci darah seumur hidup. Ini juga kalau di atas 200 datang ke puskesmas Cek Kesehatan Gratis, datang ke rumah sakitnya Pak Kapolri dikasih obat gratis tuh, Metformin,” paparnya. Di samping pemeriksaan kesehatan, Budi juga menyoroti persoalan obesitas yang menjadi pemicu berbagai penyakit. Ia kembali menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik, terutama bagi kalangan buruh, dengan rutin berolahraga. “Kadang-kadang kita lihat, ‘Pak, saya seneng makan’. Nggak apa-apa, tapi harus lari. Lari 5 kilo, 10 kilo. Saya ikut lari maraton. Jadi, walaupun makan masuknya banyak, keluarnya juga masih banyak,” tuturnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar