PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) dan PT Bank NTB Syariah resmi menjalin kerja sama strategis dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama Penjaminan Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah. Langkah ini diambil untuk memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Dalam momentum yang sama, Bank NTB Syariah juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama Penyaluran KUR dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia. Perjanjian tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah yang bertujuan memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat luas.
Nota kesepahaman ini ditandatangani langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Askrindo Syariah, Aviantono Yudihariadi, bersama jajaran direksi Bank NTB Syariah. Kolaborasi ini dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga penjaminan dan lembaga keuangan syariah demi menciptakan akses pembiayaan yang lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan bagi sektor UMKM.
Aviantono menegaskan bahwa UMKM merupakan pilar utama perekonomian Indonesia dengan kontribusi yang signifikan. Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga keuangan, dan perusahaan penjaminan menjadi krusial agar pelaku usaha dapat memperoleh akses pembiayaan yang memadai untuk mengembangkan kapasitas usahanya.
“Kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen Askrindo Syariah dalam mendukung program KUR sebagai instrumen strategis pemerintah untuk memperkuat sektor UMKM,” ujar Aviantono dalam keterangan tertulis, Selasa, 23 Juni 2026.
Melalui kerja sama tersebut, Askrindo Syariah akan memberikan dukungan penjaminan atas pembiayaan KUR Syariah yang disalurkan oleh Bank NTB Syariah kepada para pelaku UMKM. Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyaluran pembiayaan, memperkuat mitigasi risiko, serta mendorong lembaga keuangan untuk memperluas jangkauan pembiayaan mereka.
“Kami percaya bahwa akses pembiayaan yang didukung oleh sistem penjaminan yang kuat akan memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan usaha, peningkatan produktivitas, serta penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” kata Aviantono.
Sementara itu, kolaborasi ini juga diharapkan dapat mempercepat penyaluran pembiayaan KUR Syariah di wilayah Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya. Sinergi antara Askrindo Syariah dan Bank NTB Syariah menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi syariah yang semakin kuat, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan pelaku usaha.
Sebagai perusahaan penjaminan pembiayaan syariah, Askrindo Syariah terus memperkuat perannya dalam mendukung program-program strategis pemerintah melalui penyediaan layanan penjaminan yang profesional, amanah, dan berorientasi pada pengembangan sektor produktif. Kerja sama dengan Bank NTB Syariah ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga keuangan syariah guna meningkatkan inklusi keuangan dan memperkuat daya saing UMKM Indonesia.
“Dengan terjalinnya kerja sama ini, Askrindo Syariah dan Bank NTB Syariah optimistis dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi pelaku usaha, memperluas akses permodalan, meningkatkan ketahanan ekonomi daerah, serta berkontribusi terhadap terwujudnya pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis ekonomi kerakyatan,” pungkas Aviantono.
Artikel Terkait
Menkes Apresiasi Bakti Kesehatan Polri: Sinergi Permudah Akses Layanan Gratis bagi Buruh
Respati Ardi Akui Kesalahan Pemasangan Baliho Ucapan untuk Jokowi, Siap Minta Maaf ke Ketua Gerindra Solo
Bakti Kesehatan Polda Riau Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Lampaui Target, 2.400 Warga Terlayani
Portugal Hadapi Uzbekistan dalam Laga Krusial Piala Dunia 2026, Kemenangan Jadi Target Mutlak