Komnas Perempuan Buka Lowongan Tenaga Pendukung Administrasi, Prioritaskan Lulusan Jurnalistik

- Senin, 22 Juni 2026 | 06:00 WIB
Komnas Perempuan Buka Lowongan Tenaga Pendukung Administrasi, Prioritaskan Lulusan Jurnalistik

Kabar baik bagi para pencari kerja yang memiliki minat di bidang hak asasi manusia dan gender. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan, atau yang lebih dikenal sebagai Komnas Perempuan, membuka kesempatan berkarier melalui rekrutmen tenaga pendukung administrasi dan pendokumentasian. Lowongan ini diperuntukkan bagi Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas), sebuah unit yang fokus pada penguatan relasi media dan partisipasi publik.

Posisi yang ditawarkan adalah Pegawai Operasional – Tenaga Pendukung Administrasi. Kandidat yang dibutuhkan tidak hanya harus memiliki kemampuan administrasi dan dokumentasi yang mumpuni, tetapi juga ketertarikan yang mendalam terhadap isu-isu hak asasi manusia, gender, dan pengelolaan hubungan media. Pendaftaran untuk posisi ini dilakukan secara daring dan akan ditutup pada 26 Juni 2026 pukul 17.00 WIB.

Tenaga pendukung yang terpilih nantinya akan mengemban sejumlah tugas strategis yang terbagi dalam beberapa bidang. Di bidang administrasi dan program, tanggung jawabnya mencakup penyediaan data untuk penyusunan rencana kerja dan anggaran, serta mendukung perancangan strategi dan program untuk Bagian Redaksi dan Penguatan Relasi Media. Koordinasi dengan berbagai unit kerja juga menjadi bagian penting dari peran ini untuk memastikan program berjalan efektif.

Sementara itu, di bidang dokumentasi dan publikasi, tugas yang diemban meliputi penyusunan konsep pendokumentasian hasil kerja divisi, baik secara luring maupun daring. Karyawan baru ini juga akan mendukung kegiatan penulisan berita dan mengelola administrasi kegiatan Divisi Parmas secara keseluruhan. Tidak hanya itu, aspek monitoring dan evaluasi juga menjadi fokus, termasuk menyusun laporan kinerja berkala, memantau pelaksanaan program, serta mengoordinasikan pengarsipan seluruh dokumen kerja.

Di sisi lain, posisi ini juga menuntut kemampuan dalam membangun kemitraan dan representasi. Kandidat diharapkan mampu memberikan usulan pengembangan kapasitas kepada pimpinan, melaksanakan manajemen risiko dan penanganan konflik, serta menjalin kerja sama dengan kementerian, lembaga, mitra internasional, dan organisasi masyarakat sipil. Bahkan, dalam situasi tertentu, ia harus siap mewakili atasan dalam kegiatan internal maupun eksternal serta mendukung kegiatan ad hoc lintas unit dan mitra Komnas Perempuan.

Untuk dapat melamar, Komnas Perempuan telah menetapkan sejumlah kualifikasi. Dari segi pendidikan, pelamar minimal harus lulusan Diploma (D3) dari semua jurusan, namun diutamakan berasal dari bidang Jurnalistik. Adapun persyaratan kompetensi yang harus dipenuhi antara lain memiliki perspektif hak asasi manusia dan gender yang baik, pengalaman pendokumentasian minimal satu tahun, serta kemampuan menulis berita. Pelamar juga harus mampu melakukan pengarsipan dokumen secara sistematis, memiliki kemampuan komunikasi dan koordinasi yang baik, teliti, rapi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta kemampuan dasar bahasa Inggris juga menjadi syarat yang wajib dipenuhi.

Sebagai bagian dari proses seleksi, setiap pelamar diwajibkan untuk menulis esai. Esai tersebut, dengan panjang maksimal 500 kata, harus menjelaskan secara meyakinkan mengapa keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi yang dimiliki menjadikan pelamar sebagai kandidat terbaik untuk posisi Tenaga Pendukung Administrasi dan Pendokumentasian di Komnas Perempuan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar