Raphinha Cedera Hamstring, Brasil Khawatir Kehilangan Pemain Kunci di Piala Dunia 2026

- Minggu, 21 Juni 2026 | 21:15 WIB
Raphinha Cedera Hamstring, Brasil Khawatir Kehilangan Pemain Kunci di Piala Dunia 2026

Penyerang tim nasional Brasil, Raphinha, dikabarkan mengalami cedera hamstring saat berlaga melawan Haiti dalam pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, pada Sabtu WIB. Pemain Barcelona itu terpaksa ditarik keluar pada menit ke-40 dan digantikan oleh Rayan setelah tidak mampu melanjutkan pertandingan.

Menurut laporan yang beredar, Raphinha saat ini tengah menjalani perawatan intensif untuk cedera hamstring yang dideritanya. Sejumlah tes medis telah dilakukan guna mengevaluasi tingkat keparahan cedera tersebut. Harapan besar disematkan agar pemain berusia 29 tahun itu bisa pulih tepat waktu dan kembali memperkuat tim Samba di ajang Piala Dunia.

"Penyerang Brasil Raphinha akan mendapatkan perawatan untuk cedera hamstringnya dengan harapan dia dapat kembali di Piala Dunia," demikian pernyataan dari perwakilan federasi sepak bola Brasil, CBF, seperti dikutip dari ESPN pada Minggu.

Kehilangan Raphinha menjadi pukulan tersendiri bagi Brasil yang saat ini tengah dilanda masalah kebugaran pemain. Tim asuhan Carlo Ancelotti itu masih belum bisa diperkuat megabintang Neymar Junior yang masih dalam masa pemulihan cedera. Selain itu, Brasil juga dipastikan kehilangan Wesley yang mengalami cedera saat menghadapi Maroko pada pertandingan pembuka pekan lalu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari CBF mengenai perkembangan lebih lanjut proses medis yang dijalani mantan penyerang Leeds United tersebut. Sementara itu, Brasil dijadwalkan akan menghadapi Skotlandia di Stadion Miami pada Kamis pukul 05.00 WIB, dan situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi tim pelatih dalam menyusun strategi.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar