Di tengah hingar-bingar persaingan klub-klub elite seperti Real Madrid, Barcelona, dan Manchester United yang menyita perhatian publik sepak bola dunia, sejarah panjang olahraga ini justru berakar dari sebuah klub sederhana di Inggris. Klub tersebut adalah Sheffield FC, sebuah tim yang hingga kini masih aktif dan diakui sebagai klub sepak bola tertua di dunia.
Sheffield Football Club, atau yang lebih dikenal dengan Sheffield FC, secara resmi menyandang status sebagai klub sepak bola tertua yang masih bertahan hingga saat ini. Eksistensinya yang telah melampaui lebih dari 150 tahun mendapat pengakuan resmi dari Federation Internationale de Football Association (FIFA).
Klub legendaris ini didirikan pada 24 Oktober 1857 di Sheffield, Inggris, oleh dua pemain kriket lokal, Nathaniel Creswick dan William Prest. Awalnya, mereka membentuk klub ini sebagai sarana berolahraga untuk menjaga kebugaran fisik selama musim dingin. Menurut laporan media These Football Times, pendirian klub ini murni berbasis komunitas tanpa keterikatan dengan institusi mana pun.
Laporan dari The Guardian mencatat bahwa Sheffield FC tidak terikat dengan sekolah, rumah sakit, maupun universitas. Struktur independen tersebut menjadikan mereka sah menyandang gelar sebagai klub sepak bola independen tertua yang masih bertahan di dunia.
Peran Sheffield FC dalam perkembangan sepak bola modern sangatlah signifikan. Merujuk pada situs resmi klub, pada 1860 mereka menciptakan Sheffield Rules, yaitu draf aturan sepak bola standar pertama di dunia. Aturan ini memperkenalkan sejumlah elemen penting dalam permainan, seperti tendangan sudut dan tendangan bebas.
Sejarah juga mencatat bahwa pertandingan antarklub pertama di dunia melibatkan Sheffield FC saat menghadapi Hallam FC pada momentum Boxing Day tahun 1860. Laga bersejarah tersebut kemudian dikenal sebagai Sheffield Derby.
Saat ini, Sheffield FC hanya berkompetisi di kasta kedelapan dalam sistem liga sepak bola Inggris. Meski demikian, warisan sejarah klub ini tidak pernah pudar. Atas kontribusi besarnya terhadap perkembangan sepak bola dunia, klub ini menerima penghargaan tertinggi FIFA.
Pada 2004, Sheffield FC secara resmi menerima FIFA Order of Merit. Penghargaan tersebut menempatkan status kehormatan mereka sejajar dengan raksasa Spanyol, Real Madrid, yang juga menerima apresiasi serupa.
Kisah Sheffield FC menjadi bukti bahwa kebesaran sebuah klub tidak selalu diukur dari jumlah trofi atau popularitas saat ini. Meski bermain jauh dari sorotan sepak bola modern, Sheffield FC tetap dikenang sebagai pelopor yang meletakkan fondasi bagi olahraga paling populer di dunia. (Muhammad Fauzan)
Artikel Terkait
Polres Bengkalis Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Peringati Tahun Baru Islam 1448 H dan Hari Bhayangkara ke-80
Qatar Mediasi Iran-AS, Kesepakatan Buka Jalur Selat Hormuz dan Inspeksi Nuklir Tinggal Finalisasi
Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi 10 Orang, Sebelas Lainnya Masih Dirawat
Mahasiswi di Samarinda Ditembak Mantan Pacar karena Tak Terima Putus