BGN Audit Seluruh Dapur Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah

- Selasa, 16 Juni 2026 | 02:45 WIB
BGN Audit Seluruh Dapur Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah

Masa libur sekolah akan dimanfaatkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengaudit seluruh dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil seiring dengan penghentian sementara penyaluran MBG selama anak-anak tidak bersekolah.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menyatakan bahwa penghentian distribusi dan audit menyeluruh merupakan bagian dari agenda transformasi internal yang tengah dijalankan. "Kami juga memanfaatkan momentum untuk libur sekolah ini, kami akan setop semua. Kami akan audit semua dapur," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut Agustina, pembenahan yang dilakukan mencakup perbaikan kualitas sumber daya manusia serta penguatan sistem tata kelola kelembagaan dari hulu ke hilir. Ia berharap, setelah masa libur berakhir dan anak-anak kembali masuk sekolah, pelaksanaan program MBG dapat berjalan lebih baik dan lebih rapi di lapangan.

"Sehingga nanti mudah-mudahan ketika nanti anak-anak sudah masuk sekolah kita sudah lebih baik. Kondisi di lapangan sudah lebih rapi gitu ya," jelasnya.

Di sisi lain, Agustina menekankan pentingnya ketersediaan data yang valid dan akurat sebagai fondasi utama dalam pengambilan kebijakan. Ia menilai, tanpa data lapangan yang jelas, mustahil sebuah kebijakan publik yang berdampak luas dapat dirumuskan dengan tepat. "Data itu sangat penting karena itu yang terus terang saya lihat sejak dari awal saya datang karena tidak mungkin kita membuat kebijakan tanpa data yang jelas. Nah, itu yang masih terus kami perbaiki. Jadi mohon bersabar," ucapnya.

BGN juga telah menyusun peta jalan penataan yang ketat dengan target berkala dalam jangka pendek. Hal ini dilakukan untuk memastikan efektivitas program MBG ke depan. "Tapi target kami memang tadi sudah kami sampaikan juga, 1 bulan ini apa, lalu mungkin 3 bulan ke depan itu apa, gitu," pungkas Agustina.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar