Polisi resmi menyelidiki tewasnya Elmi Febrianti, seorang remaja berusia 17 tahun, yang tenggelam di kawasan wisata Tebing Apparalang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Penyelidikan ini dilakukan setelah pihak keluarga korban melapor ke Polres Bulukumba, yang kemudian langsung bergerak mengusut dugaan kelalaian di balik insiden tragis tersebut.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid, mengungkapkan bahwa timnya akan memeriksa sejumlah saksi dan pihak pengelola objek wisata. "Setelah laporan diterima, kami akan melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, pihak pengelola objek wisata, serta mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti yang diperlukan," ujarnya pada Selasa, 10 Juni 2026. Ia menegaskan bahwa proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta di lapangan.
"Penyelidikan ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat unsur pidana atau kelalaian dalam peristiwa tersebut," tegasnya.
Di sisi lain, Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto menyatakan bahwa kawasan wisata Apparalang telah ditutup sementara. Pemasangan garis polisi di lokasi dilakukan untuk mencegah insiden serupa sekaligus mendukung proses penyelidikan. "(Ditutup untuk) Mencegah kejadian berulang. Dan untuk kepentingan penyelidikan," ujar AKBP Restu.
Sementara itu, DPRD Bulukumba turut mengambil langkah cepat. Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar rapat dengar pendapat dengan pengelola kawasan wisata pada Selasa, 9 Juni. Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Basarnas. "Tadi ini dan sementara berlangsung dipimpin oleh ketua Komisi B itu melakukan RDP dengan memanggil pengelola yang ada di situ, kadis pariwisata, dan beberapa kalangan lainnya, tokoh masyarakat. Dari tim Basarnas juga kita undang," jelas Syahruni.
Artikel Terkait
Empat Prajurit TNI Divonis Ringan karena Jujur dan Menyesal dalam Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
DPR-Pemerintah Rumuskan Stimulus untuk Masyarakat Terdampak Kenaikan Harga Pertamax
BMKG Proyeksikan Puncak Kemarau 2026 pada Agustus, 48,84 Persen Wilayah Indonesia Terdampak
Polisi Masih Buru Empat Pelaku Pengeroyokan Satpam di Perumahan Kota Wisata Bogor