Pegadaian dan BSN Teken Pembiayaan Rp1,4 Triliun, Integrasi Layanan Digital Segera Terwujud

- Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB
Pegadaian dan BSN Teken Pembiayaan Rp1,4 Triliun, Integrasi Layanan Digital Segera Terwujud

Sinergi strategis antara PT Pegadaian dan Bank Syariah Nasional (BSN) resmi terjalin melalui penandatanganan perjanjian fasilitas pembiayaan modal kerja komprehensif senilai Rp1,4 triliun. Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan memperkuat likuiditas kedua institusi, tetapi juga menjadi fondasi untuk memperluas layanan keuangan berbasis syariah di Indonesia. Prosesi penandatanganan berlangsung di Menara 1 BTN, Jakarta Pusat, dengan dihadiri oleh jajaran direksi dari masing-masing perusahaan.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, menegaskan bahwa kerja sama ini melampaui sekadar angka di atas kertas. Menurutnya, nilai pembiayaan tersebut mencerminkan kepercayaan institusi finansial terhadap fundamental bisnis Pegadaian yang terus tumbuh secara solid.

"Pegadaian dan BSN resmi bersinergi dalam pembiayaan senilai Rp1,4 triliun ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud nyata dari besarnya kepercayaan institusi finansial terhadap fundamental bisnis Pegadaian yang terus bertumbuh solid," ujar Ferdian dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini akan menjadi motor penggerak baru bagi Pegadaian untuk memperluas jangkauan pembiayaan modal kerja yang inklusif. Di sisi lain, kolaborasi ini juga diharapkan dapat mempercepat transformasi digital yang tengah gencar dilakukan demi memberikan kemudahan mutakhir bagi seluruh nasabah.

Tidak berhenti pada aspek pembiayaan konvensional, penandatanganan perjanjian ini juga dibarengi dengan upaya mengintegrasikan layanan secara digital. Langkah tersebut diambil untuk merespons tuntutan era digital serta memastikan kenyamanan transaksi tanpa batas bagi nasabah kedua institusi.

Sementara itu, Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan upaya pihaknya untuk memperkuat peran dalam industri keuangan syariah nasional. Ia memastikan bahwa pembiayaan modal kerja tersebut dikucurkan menggunakan akad musyarakah yang sesuai dengan prinsip syariah.

"Bank BSN tidak hanya mendukung kebutuhan modal kerja PT Pegadaian dalam memperluas layanan pembiayaan syariah, tetapi juga mempertegas komitmen kami untuk menghadirkan solusi keuangan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," kata Alex.

Sebagai bentuk konkret dari komitmen kolaborasi, Pegadaian dan BSN saat ini juga menjajaki potensi kerja sama yang prospektif, yakni penambahan fitur Tabungan Emas Pegadaian secara langsung di dalam mobile banking milik BSN yang bernama Bale Syariah. Melalui integrasi ini, nasabah BSN ke depannya dapat melakukan investasi, top-up, serta memantau portofolio emas mereka tanpa harus berpindah aplikasi.

Selain penguatan pada aplikasi perbankan BSN, inisiasi digital ini juga menyentuh ekosistem digital milik Pegadaian. Kedua pihak tengah mematangkan penambahan opsi rekening BSN sebagai salah satu jalur utama untuk pencairan pinjaman sekaligus pembayaran pinjaman di dalam aplikasi Tring! milik Pegadaian. Kehadiran opsi ini dipastikan akan memangkas birokrasi transaksi dan memberikan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi bagi para pengguna setia aplikasi tersebut.

Melihat besarnya dampak positif yang dihasilkan dari kolaborasi ini, Pegadaian dan BSN memastikan bahwa ini bukanlah akhir dari inovasi bersama. Ke depannya, kedua institusi akan terus aktif menggali dan mengeksplorasi berbagai potensi kerja sama strategis lainnya dalam rangka memperkuat sinergi jangka panjang, mendorong inklusi keuangan nasional, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian syariah di Indonesia.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar