KPK OTT Bupati Muara Enim, 10 Orang Diamankan Terkait Suap Proyek Pengadaan

- Selasa, 09 Juni 2026 | 07:20 WIB
KPK OTT Bupati Muara Enim, 10 Orang Diamankan Terkait Suap Proyek Pengadaan

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyasar kepala daerah. Bupati Muara Enim, Edison, resmi diamankan lembaga antirasuah tersebut pada Minggu (7/6) malam lalu, setelah diduga menerima suap dari pihak swasta terkait proyek pengadaan di lingkungan pemerintah kabupaten.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan penangkapan itu saat dikonfirmasi pada Senin (8/6/2026). “Benar,” ujarnya singkat. Namun, ia belum merinci lebih jauh kronologi maupun nilai suap yang diduga diterima oleh Edison.

Dalam pengembangan penyelidikan, KPK mengamankan total sepuluh orang dalam operasi senyap yang berlangsung di dua wilayah sekaligus. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa tim bergerak di Jakarta dan Sumatera Selatan untuk menjaring para pihak yang terlibat.

“Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan,” kata Budi kepada wartawan.

Dari jumlah tersebut, lima orang merupakan aparatur Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk sang bupati. Sementara itu, lima orang lainnya berasal dari kalangan swasta. Meski demikian, KPK masih menahan diri untuk membeberkan identitas seluruh pihak yang diamankan.

“Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim, salah satunya Bupati. Kemudian lima orang lainnya dari pihak swasta,” tambah Budi.

Seluruh individu yang terjaring OTT saat ini masih berstatus sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka, apakah akan dinaikkan menjadi tersangka atau tidak.

Soal motif di balik operasi ini, KPK menduga kuat bahwa Edison menerima sejumlah uang dari pihak swasta. Penerimaan tersebut diduga berkaitan langsung dengan proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

“Terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dari pihak swasta,” ujar Budi. “Terkait pengadaan-pengadaan di lingkup Pemkab Muara Enim,” lanjutnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar