Satu Remaja Tewas, Satu Masih Hilang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:30 WIB
Satu Remaja Tewas, Satu Masih Hilang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap

Dua remaja dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Menganti Kisik, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, sementara seorang lainnya masih dalam proses pencarian hingga Jumat, 5 Juni 2026.

Korban yang berhasil ditemukan bernama Wisnu, 14 tahun, warga Desa Kuripan Lor, Kecamatan Kesugihan. Sementara itu, seorang remaja lain yang masih hilang bernama Adiansyah Putra Setiawan, 16 tahun, warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan. Tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari keberadaan korban kedua.

Bima Kalih Kahar, Koordinator Tim SAR Gabungan, menyampaikan bahwa korban pertama ditemukan setelah tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan perairan yang diduga menjadi jalur hanyut korban. Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur.

"Korban atas nama Wisnu ditemukan oleh nelayan pada koordinat sekitar 500 meter ke arah timur dari lokasi kejadian. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju RSUD Cilacap," ujar Bima, Jumat malam.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, enam remaja dilaporkan terseret ombak ketika sedang beraktivitas di kawasan Pantai Menganti Kisik. Dari jumlah tersebut, empat orang berhasil menyelamatkan diri.

Keempat remaja yang selamat adalah Abrar, 14 tahun; Dania Aditia Pratama, 14 tahun; Dimas Trianto, 13 tahun; dan Elev Fahrian Araf, 15 tahun. Sementara itu, Wisnu dan Adiansyah tidak berhasil menyelamatkan diri dan dinyatakan hilang setelah terseret gelombang laut.

"Dari enam korban yang terseret ombak, empat orang berhasil selamat, sementara dua orang lainnya sempat dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian Tim SAR Gabungan," kata Bima.

Dengan ditemukannya Wisnu, total korban yang berhasil ditemukan menjadi lima orang, terdiri atas empat korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Operasi pencarian terhadap Adiansyah Putra Setiawan masih berlanjut hingga Sabtu, 6 Juni 2026.

Tim SAR gabungan sempat menghentikan pencarian pada Jumat malam dan kembali melanjutkannya pada Sabtu pagi mulai pukul 07.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap korban kedua masih terus dilakukan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar