Waisak 2026 Jatuh pada 31 Mei, Pemerintah Angkat Tema Perdamaian Lewat Dharma

- Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:15 WIB
Waisak 2026 Jatuh pada 31 Mei, Pemerintah Angkat Tema Perdamaian Lewat Dharma

Perayaan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) tahun 2026 akan berlangsung serentak pada 31 Mei, dengan harapan menjadi ruang spiritualitas sekaligus momentum memperkuat perdamaian di tengah masyarakat. Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan tema besar peringatan tahun ini, yakni “Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan” dengan subtema “Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia”. Tema tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai landasan spiritual, tetapi juga diharapkan tercermin dalam praktik kehidupan sosial yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan harmoni.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa Waisak merupakan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia. Menurutnya, pesan Dharma yang diusung dalam perayaan ini sangat relevan dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan berkeadaban.

“Tema yang diangkat tahun ini sangat kuat. Dharma sebagai sumber moral dan kebijaksanaan harus menjadi pijakan dalam kehidupan berbangsa. Dari situ lahir cinta kasih yang menjadi dasar perdamaian dunia,” ujarnya.

Puncak perayaan Waisak tahun ini akan dipusatkan di kawasan Candi Borobudur pada 31 Mei 2026. Selain itu, peringatan juga akan dilaksanakan melalui rangkaian Puja Bhakti di berbagai vihara, cetiya, sekolah, dan candi Buddha di seluruh Indonesia secara bersamaan.

Sementara itu, pemerintah telah menetapkan Hari Raya Waisak 2026 sebagai libur nasional berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang libur nasional dan cuti bersama. Namun, peringatan tahun ini hanya berlangsung selama satu hari dan jatuh tepat pada akhir pekan, yakni Minggu, 31 Mei 2026. Tidak ada cuti bersama yang menyertai perayaan Waisak tahun ini.

Meski demikian, masyarakat tetap mendapatkan libur tambahan pada hari berikutnya. Tanggal 1 Juni 2026 merupakan Hari Lahir Pancasila yang juga ditetapkan sebagai tanggal merah. Dengan demikian, rangkaian libur panjang terjadi mulai Sabtu, 30 Mei, hingga Senin, 1 Juni 2026. Adapun rinciannya: Sabtu, 30 Mei merupakan libur akhir pekan; Minggu, 31 Mei adalah Hari Raya Waisak 2570 BE; dan Senin, 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar