Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, menunaikan salat Idul Adha di Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo, dengan didampingi oleh Iriana Joko Widodo, sang istri. Turut hadir dalam kesempatan itu adik ipar presiden yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman, beserta istrinya, Idayati. Kedatangan rombongan presiden di masjid tersebut terjadi sekitar pukul 05.47 WIB, Kamis (27/5/2026).
Dalam momen ibadah tersebut, Joko Widodo tampak mengenakan baju koko putih yang dipadukan dengan sarung bermotif batik. Sementara itu, Anwar Usman hadir dengan busana kemeja koko dan celana hitam. Usai menunaikan rangkaian salat Id, presiden meninggalkan masjid dan sempat melayani permintaan foto dari para jemaah satu per satu.
Di sela-sela aktivitasnya, Joko Widodo menyampaikan pandangannya mengenai makna perayaan Idul Adha. Ia menekankan bahwa hari raya kurban ini merupakan momentum untuk berbagi dan berkorban demi kemanusiaan.
“(Makna Idul Adha) berkorban, berbagi untuk kemanusiaan,” ujar Joko Widodo saat ditemui di lingkungan Masjid Sheikh Zayed.
Di sisi lain, Anwar Usman turut memberikan perspektifnya. Ia mengartikan Idul Adha sebagai panggilan untuk berkorban bagi bangsa dan negara. Pandangan itu, menurutnya, selaras dengan isi ceramah yang disampaikan dalam salat Id tersebut.
“Ya Insyaallah lah. Ya kita tadi seperti isi ceramah tadi, siap berkorban kan begitu, untuk bangsa dan negara,” tuturnya.
Salat Idul Adha di Masjid Raya Sheikh Zayed kali ini dipimpin oleh KH. Ibrahim Asfari, Al-Hafidz sebagai imam, sementara khatib munajat bertugas menyampaikan khotbah.
Artikel Terkait
Jusuf Kalla Salat Idul Adha di Al Azhar, Doakan Perdamaian dan Rehabilitasi Gaza
Harga Emas Antam Kembali Turun Rp13 Ribu per Gram, Buyback Ikut Melemah
Trump Jalani Pemeriksaan Medis Tahunan di Tengah Sorotan soal Transparansi Kesehatan
Arteta Resmi Dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Liga Inggris Usai Akhiri Puasa Gelar Arsenal Selama 22 Tahun