Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, mendorong agar Dashboard Potensi Ekspor Indonesia yang baru diluncurkan dapat menjadi wujud nyata dari konsep Indonesia Incorporated, sebuah arahan strategis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Harapan itu disampaikan dalam agenda peluncuran dashboard tersebut di Jakarta pada Senin.
Menurut Dyah Roro, platform digital ini dirancang untuk memperluas akses informasi perdagangan sekaligus mendukung transformasi kebijakan ekspor yang selaras dengan era digital. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan dashboard oleh lintas sektor pemerintahan.
"Dashboard yang kami lihat sangat amat baik, yang kami juga berharap nanti ke depannya bisa di-utilize oleh lintas sektor yang ada di pemerintah saat ini dan tentu menjunjung tinggi apa yang sudah menjadi arahan Bapak Presiden Prabowo, yaitu adalah Indonesia Incorporated," ujarnya.
Lebih dari sekadar alat informasi, dashboard ini diharapkan mampu memperkuat diversifikasi produk hilirisasi industri dan daya saing Indonesia dalam rantai pasok global. Dengan basis data yang komprehensif, platform tersebut menjadi fondasi pengambilan keputusan strategis yang lebih tepat untuk mengembangkan potensi ekspor nasional.
Di sisi lain, Dashboard Potensi Ekspor juga bertujuan menyediakan informasi potensi ekspor di setiap daerah, mengidentifikasi produk unggulan, serta memetakan pasar ekspor potensial. Seluruh data dihitung berdasarkan berbagai indikator dan analisis mendalam.
"Kita menyambut segala bentuk inovasi dengan baik, sehingga justru kita melihatnya sebagai peluang untuk kita saling bekerja sama karena tujuan kita bersama adalah bagaimana kita bisa menciptakan masa depan yang tentunya baik untuk Indonesia dengan menjunjung tinggi potensi yang sebetulnya negara Indonesia miliki," kata Dyah Roro.
Ia menambahkan bahwa mayoritas penduduk Indonesia, yakni 68 persen, merupakan penduduk produktif. Semangat ini, menurutnya, harus diarahkan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen dalam beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu, sinergitas dan kolaborasi lintas kementerian menjadi kunci untuk merealisasikan target-target besar tersebut.
Artikel Terkait
Kasus TPPO Lintas Negara Turun 65,92 Persen, Tapi Tingkat Kerentanan di Daerah Kantong Pekerja Migran Masih Tinggi
KPK Periksa 13 Saksi, Kembangkan Kasus Gratifikasi dan TPPU Bupati Ponorogo
Pendaki Tewas Tersambar Petir di Puncak Gunung Monrolo Maros, Empat Rekan Selamat
Hasil UTBK 2026 Diumumkan Sore Ini, Peserta Bisa Cek Kelulusan Mulai Pukul 15.00 WIB