Laga terakhir Pep Guardiola bersama Manchester City berakhir dengan kekalahan pahit. The Citizens takluk 1-2 dari Aston Villa pada pekan ke-38 atau pekan pamungkas Liga Inggris 2025/26 di Stadion Etihad, Minggu (24/5). Antoine Semenyo sempat membawa City unggul lebih dahulu, namun dua gol Ollie Watkins membalikkan keadaan sekaligus menutup satu dekade kepemimpinan pelatih asal Spanyol itu dengan hasil yang emosional.
Kekalahan ini memastikan Manchester City finis sebagai runner-up di bawah Arsenal dengan koleksi 78 poin. Sementara itu, Aston Villa mengamankan posisi keempat klasemen akhir sekaligus tiket ke Liga Champions musim depan. Pencapaian itu melengkapi sukses mereka sebelumnya yang berhasil menjuarai Liga Europa.
Sejak menit awal, Manchester City tampil agresif demi memberikan perpisahan manis bagi sang pelatih. Dominasi tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23. Gol bermula dari situasi sepak pojok yang diteruskan di tiang dekat, sebelum Semenyo menyambar bola dengan sepakan voli ke gawang Aston Villa. Gol itu menjadi yang ke-17 bagi pemain tersebut di Liga Inggris musim ini.
City terus menguasai jalannya babak pertama lewat penguasaan bola yang dominan. Namun, Aston Villa tetap berbahaya melalui serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang tuan rumah. Keunggulan 1-0 City bertahan hingga turun minum, tetapi situasi berubah drastis selepas jeda.
Aston Villa langsung menyamakan skor pada menit ke-47. Watkins memanfaatkan sapuan buruk John Stones sebelum menaklukkan James Trafford dan membuat skor kembali imbang 1-1. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Villa semakin percaya diri, sedangkan City mulai kehilangan ritme permainan.
Momen emosional kemudian hadir di pertengahan babak kedua ketika Bernardo Silva ditarik keluar oleh Guardiola. Kapten City itu mendapat guard of honour dari rekan-rekannya di pinggir lapangan dalam suasana yang penuh penghormatan.
Aston Villa akhirnya membalikkan keadaan pada menit ke-61 lewat aksi Watkins. Penyerang timnas Inggris itu lolos dari jebakan offside dan kembali menjebol gawang City. Gol sempat dianulir hakim garis, tetapi VAR mengesahkannya setelah menilai Ruben Dias membuat Watkins tetap berada dalam posisi onside.
Tertinggal 1-2, Manchester City terus menekan demi menghindari kekalahan di laga perpisahan Guardiola. Phil Foden bahkan sempat mencetak gol pada masa injury time, sayangnya wasit menganulir gol tersebut karena offside. Peluit panjang akhirnya memastikan kekalahan City sekaligus menutup era Guardiola di Etihad dengan hasil pahit.
Artikel Terkait
Manchester United Pastikan Posisi Tiga Besar dan Tiket Liga Champions Usai Bantai Brighton 3-0
Polisi Pastikan Video Teror Pocong di Grobogan adalah Hoaks
Perempuan Percaya Laki-Laki Bisa Berubah karena Cinta, Psikolog Ungkap Akar Pola Hubungan Toksik
Netanyahu dan Trump Sepakat Perjanjian Akhir dengan Iran Harus Hentikan Total Ancaman Nuklir