Fenomena langit lagi-lagi akan menyapa kita di bulan Mei 2026. Kali ini, yang jadi primadona adalah fase Bulan Purnama, atau yang lebih populer dengan sebutan Flower Moon. Namanya saja sudah puitis, ya? Tapi tenang, ini bukan sekadar nama cantik. Peristiwa ini benar-benar bisa disaksikan dari Indonesia, asalkan cuaca sedang baik-baik saja. Tidak ada awan tebal yang nakal menutupi pandangan.
Nah, buat kamu yang penasaran dan ingin melihat momen ini, ada beberapa hal yang wajib dicatat. Soal waktu puncak, misalnya. Jangan sampai kamu begadang tapi malah salah jam. Sayang, kan?
Kapan Waktu Puncaknya?
Menurut informasi yang dihimpun dari situs astronomi In The Sky, puncak Flower Moon di bulan Mei ini jatuh pada tanggal 1 Mei 2026 pukul 20.22 UTC. Kalau dikonversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB), berarti momen puncaknya terjadi pada 2 Mei 2026, tepatnya sekitar pukul 03.22 dini hari. Jadi, buat kamu yang masih terjaga di jam segitu, sempatkan melirik ke langit.
Pada detik-detik itu, Bulan berada persis berseberangan dengan Matahari. Alhasil, dari Bumi, piringan Bulan tampak bulat sempurna. Ini dia puncak dari fase purnama yang sesungguhnya.
Tapi, tunggu dulu. Jangan buru-buru menyetel alarm untuk bangun jam tiga pagi. Soalnya, menurut para pengamat, waktu terbaik untuk menikmati pemandangan ini di Indonesia justru bukan di dini hari. Aneh memang, tapi begini ceritanya.
Pengamatan jauh lebih ideal dilakukan pada malam hari tanggal 1 Mei 2026. Saat itu, Bulan baru saja terbit di ufuk timur, persis setelah Matahari tenggelam. Bulan sudah tampak hampir penuh, dan yang lebih penting, kamu bisa duduk santai sambil ngopi tanpa harus menggigil kedinginan. Lebih nyaman, kan?
Tips Biar Makin Mantap
Biar pengalamanmu nonton Flower Moon ini nggak setengah-setengah, ada beberapa trik sederhana. Pertama, kabar baiknya: kamu nggak perlu alat canggih. Mata telanjang saja sudah cukup, karena Bulan purnama itu terangnya minta ampun. Tapi, kalau kamu punya teleskop atau binokular, itu malah lebih seru. Kamu bisa lihat kawah-kawah di permukaan Bulan dengan detail yang bikin melongo.
Kedua, pilih lokasi yang tepat. Usahakan tempat yang minim polusi cahaya. Maksudnya, jauhi lampu-lampu kota yang terang benderang. Cari area terbuka, seperti lapangan atau pinggir pantai. Langit yang cerah tanpa awan juga jadi syarat mutlak. Kalau lagi mendung, ya sudah, nasib.
Menurut sejumlah saksi yang pernah mengalami fenomena serupa, momen saat Bulan baru naik dari ufuk timur hingga melayang cukup tinggi di langit adalah yang paling memukau. Warnanya kadang kekuningan atau jingga, seperti bola raksasa yang perlahan menyapa bumi. Indah sekali.
Jadi, Flower Moon di Mei 2026 ini layak masuk daftar agenda langit yang sayang untuk dilewatkan. Dengan tahu kapan waktu puncaknya dan bagaimana cara terbaik mengamatinya, kamu bisa menikmati keindahan malam dengan lebih maksimal. Siapkan kopi, siapkan kamera, dan jangan lupa lihat ke atas.
Artikel Terkait
Menteri HAM Bentuk Tim Asesor untuk Seleksi Aktivis HAM di Bawah Komnas
Kakek 103 Tahun Asal Bantul Akan Jadi Calon Jemaah Haji Tertua pada 2026
TikTok GO dan Tokopedia Perkuat Ekosistem Kreatif, Pemerintah Dorong Ekonomi Digital Berbasis Konten
Polisi Dalami SOP Perekrutan Pengemudi Taksi Online Buntut Kecelakaan di Bekasi