Prabowo Subianto bicara soal mimpinya. Ia ingin lihat Indonesia makmur, disegani bangsa lain. Entah kenapa, ia lalu mengutip lirik lagu favoritnya. Bunyinya, "Ingin hidup seribu tahun lagi."
Pernyataan itu keluar saat ia melakukan groundbreaking proyek hilirisasi di Kawasan Industri Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Suasana siang itu cukup ramai. Banyak pejabat dan pekerja proyek hadir.
"Sebetulnya secara jujur saya suka dengan kata-kata dari salah satu lagu favorit saya," ujarnya.
Ia melanjutkan, "Kan ada kata-kata itu dalam lagu Pertemuan, 'saya ingin hidup seribu tahun lagi'. Karena saya ingin melihat Indonesia jaya, rakyat Indonesia makmur, Indonesia dihormati, dibanggakan oleh bangsa-bangsa lain."
Di kesempatan yang sama, ceritanya bergeser. Prabowo menuturkan soal kunjungannya ke sebuah SMA di Cilacap. Katanya, ia optimis. Semangat para pelajar di sana menurut dia mencerminkan masa depan yang cerah.
"Saudara-saudara sekalian, saya tadi dari SMA di Cilacap. Saya lihat anak-anak SMA-nya cerah, semangat. Masa depan kita bagus. Kita kompak, kita bersatu," ucapnya.
Nah, dari situ ia lalu menekankan soal persatuan. Indonesia ini beragam, katanya. Tapi perbedaan jangan sampai jadi sumber perpecahan. Ia mengingatkan dengan nada agak tegas.
"Jangan lihat latar belakang, jangan lihat suku, jangan lihat kelompok etnis. Jangan lihat perbedaan adalah baik. Perbedaan adalah kekayaan," ujarnya.
Ia tambahkan, "Perbedaan jangan kita biarkan menjadi sekat-sekat. Kekurangan kita saling tutup. Kesalahan kita saling ingatkan. Kelalaian segera kita koreksi, ya kan? Semua tujuannya adalah kebaikan bangsa."
Di sisi lain, ia juga menyoroti soal perdamaian. Katanya, perdamaian itu mahal. Ia lalu menyinggung konflik di berbagai negara. Mungkin sebagai pelajaran buat Indonesia.
"Perdamaian sangat mahal. Lihat berita tiap hari. Lihat berita tiap hari. Lebanon, Sudan, Somalia, Yaman, Lebanon, Irak, Afghanistan, Baluchistan. Mana negara yang tidak perang? Mana negara yang tidak perang?"
Ia mengulang pertanyaan itu. Seolah ingin menekankan sesuatu. Lalu ia berkata, "Kita jaga bangsa kita. Jaga bangsa kita."
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Penyelundupan 385 Liter BBM Ilegal di Manggarai Timur
Wakapolri Buka Rakernis Gabungan Empat Fungsi Pusat Polri, Tekankan Tata Kelola Anggaran Akuntabel
Banjir Bandang Sarolangun: 19 Rumah Hanyut, Ratusan Rusak, 390 KK Terdampak
Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Bantaran Kali Anyar Solo, Polisi Selidiki Pembuangan