Jonatan Christie Akui Kesalahan Sendiri Jadi Penyebab Indonesia Tertinggal dari Prancis di Piala Thomas 2026

- Rabu, 29 April 2026 | 06:15 WIB
Jonatan Christie Akui Kesalahan Sendiri Jadi Penyebab Indonesia Tertinggal dari Prancis di Piala Thomas 2026

Jakarta Jonatan Christie, atau yang akrab disapa Jojo, mengaku banyak melakukan kesalahan sendiri saat tumbang dari Christo Popov. Itu terjadi di partai pembuka laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026. Alhasil, Indonesia sementara tertinggal 0-1 dari Prancis di Horsens, Denmark, Selasa, 28 April 2026 atau Rabu dini hari WIB. Jonatan menyerah dengan skor 19-21, 14-21. Duel tunggal pertama itu berlangsung di atas lapangan yang cukup ramai. “Dari segi fisikal semuanya baik, tapi mungkin memang sedikit terhambat di bagian lowernya. Tapi saya sudah melakukan yang terbaik, untuk recovery juga sangat baik,” ujar Jonatan dalam keterangan tertulis PP PBSI setelah laga, seperti dikutip Antara, Rabu, 29 April 2026. Di gim pertama, Jojo mengaku sudah berusaha mengikuti ritme permainan lawan. Beberapa kali dia bahkan berhasil menyamakan kedudukan. Namun begitu, menurut dia, sejumlah kesalahan sendiri justru memberi celah bagi Christo untuk merebut kembali momentum pertandingan. “Padahal tadi sudah bisa take over poinnya,” katanya. Ia menyebut kegagalan merebut gim pertama jadi titik krusial. Seharusnya, gim itu bisa jadi modal berharga untuk menghadapi gim berikutnya. Tapi kenyataannya, momentum itu lepas begitu saja. “Disayangkan memang di gim pertama, harusnya itu modal yang cukup bagus. Tapi ketika lepas, momentumnya itu yang harus dibangun lagi dan tidak mudah dengan kondisi yang ada juga,” ungkap Jonatan. Di sisi lain, Jojo juga memuji permainan Christo. Menurutnya, lawan tampil solid sepanjang pertandingan. “Selain itu, Christo juga bermain cukup baik hari ini, dari defense-nya, dari lebih sabarnya juga,” ujar Jonatan. Ilustrasi. Foto: Dok. Medcom.id. Meski begitu, Indonesia masih punya peluang untuk membalikkan keadaan. Empat laga berikutnya masih terbuka lebar. Di partai kedua, Alwi Farhan dijadwalkan menghadapi Alex Lanier. Duel ini diperkirakan bakal berlangsung ketat keduanya sama-sama punya kecepatan dan stamina yang tak bisa diremehkan. Selanjutnya, Anthony Sinisuka Ginting akan meladeni Toma Junior Popov. Pengalaman Ginting di level beregu diharapkan jadi modal penting buat merebut poin penyeimbang. Dari sektor ganda, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani bakal berhadapan dengan Eloi Adam/Leo Rossi di partai keempat. Lalu, MURIANETWORK.COM Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melawan pasangan bersaudara, Christo Popov/Toma Junior Popov. Indonesia butuh setidaknya tiga kemenangan untuk menjaga asa finis sebagai juara Grup D. “Saya minta maaf karena tidak bisa memberikan poin untuk tim Indonesia. Saat ini kami tertinggal, tapi saya berharap teman-teman tidak terpengaruh dengan hal tersebut,” ujar Jonatan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar