Jenazah Karyawan Kompas TV Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Teridentifikasi

- Rabu, 29 April 2026 | 02:15 WIB
Jenazah Karyawan Kompas TV Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Teridentifikasi

Jakarta Kabar duka datang dari Kompas TV. Nur Aini Eka Ramdani, karyawan yang jadi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, akhirnya teridentifikasi. Jenazahnya sudah dipastikan oleh pihak keluarga dan manajemen perusahaan. Proses identifikasi berjalan cukup lancar. Kenapa? Karena kondisi jasad korban masih utuh. Setelah semua urusan administrasi selesai, keluarga langsung membawa Nur Aini ke rumah duka di Tambun, Bekasi. “Saya sempat tanya ke Kepala Rumah Sakit dan ngobrol dengan tim forensik,” ujar Yoga, News Director Kompas TV, di Jakarta, Selasa, 28 April 2026. “Pada umumnya memang ada luka akibat kecelakaan, tapi secara keseluruhan jenazahnya masih terlihat jelas.” Jenazah perempuan yang sudah 11 tahun bekerja di Departemen Production Support ini rencananya akan dimakamkan di Tambun, Rabu, 29 April 2026. Pihak kantor, kata Yoga, bakal membantu penuh proses pemakaman. “Saya dengar dari pihak keluarga akan dimakamkan besok, hari Rabu. Jamnya saya masih menunggu, nanti biar keluarga saja. Yang pasti dari kantor menyiapkan semuanya, termasuk pemakaman atas persetujuan keluarga,” tambahnya. Perusahaan, lanjut Yoga, berkomitmen menanggung penuh seluruh proses pengurusan jenazah sampai pemakaman selesai. Langkah ini bukan cuma soal tanggung jawab, tapi juga bentuk penghormatan atas dedikasi dan rekam jejak kerja korban yang dinilai sangat baik selama mengabdi. Ngomong-ngomong soal kronologi, kecelakaan ini terjadi pada Senin, 27 April 2026. KRL Commuter Line bertabrakan dengan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Dampaknya cukup parah: 15 penumpang KRL meninggal dunia, dan 84 lainnya luka-luka.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar