Jakarta – Kabinet Merah Putih tampaknya mendapat sambutan hangat dari publik. Setelah satu setengah tahun memimpin, mayoritas masyarakat menilai kerja para menteri di bawah Prabowo Subianto cukup positif. Hal ini terungkap dari sebuah survei terbaru.
Lembaga Cyrus Network merilis data menarik pada Selasa, 14 April 2026 lalu. Intinya, sekitar 70 persen responden mengaku puas dengan kinerja kabinet. Rinciannya, 67,3% menyatakan puas dan 2,7% lainnya sangat puas.
“Jadi totalnya 70 persen,” jelas Syahril Ilhami, peneliti utama Cyrus Network, saat memaparkan Laporan Survei Nasional Opini Publik itu di Jakarta.
Di sisi lain, tentu ada yang kurang berkenan. Sekitar 24 persen responden menyuarakan ketidakpuasan, dengan rincian tidak puas dan sangat tidak puas. Sementara itu, 6 persen sisanya memilih tidak tahu atau abstain.
Survei ini tak cuma menilai secara umum. Mereka juga memetakan tingkat kepuasan terhadap tujuh kementerian koordinator. Hasilnya? Mayoritas dapat nilai tinggi.
Posisi puncak ditempati Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dengan skor 80,3, masuk kategori sangat baik. Menyusul Kemenko Pangan di angka 80,1. Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ada di peringkat ketiga (79,5), diikuti Kemenko Politik dan Keamanan (78,9).
“Selisih nilainya sangat tipis dari peringkat pertama ke peringkat ketujuh,” tambah Syahril. Memang, perbedaannya tidak signifikan. Kemenko Pemberdayaan Masyarakat dapat 78,6, Kemenko Perekonomian 75,1, dan Kemenko Hukum dan HAM menutup daftar dengan 74,1. Dua terakhir masuk kategori ‘baik’.
Lalu, bagaimana dengan kementerian teknis? Cyrus Network juga merilis sepuluh kementerian dengan kinerja terbaik versi publik. Di sini, Kementerian Keuangan jadi juaranya dengan skor mengesankan, 89,2.
Berikut daftar lengkapnya:
1. Kementerian Keuangan (89,2)
2. Kementerian Kesehatan (86,8)
3. Sekretariat Kabinet (86,3)
4. Kementerian Pertanian (86,1)
5. Kementerian Pemuda dan Olahraga (86,0)
6. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (85,9)
7. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (85,6)
8. Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (85,6)
9. Kementerian Kebudayaan (85,3)
10. Kementerian Komunikasi dan Digital (85,1)
Soal metodologi, survei ini melibatkan 1.260 responden. Mereka minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah. Jangkauannya luas, tersebar proporsional di 126 desa/kelurahan di seluruh 38 provinsi.
Peneliti lain dari Cyrus Network, La Ode Abdul Rahman, menjelaskan detail teknisnya. Survei ini punya tingkat akurasi 95% dengan margin of error sekitar 2,8%. “Kontrol kualitas dilakukan untuk menjaga akurasi dan reliabilitas data yang diperoleh,” tutup Rahman. Singkatnya, mereka yakin dengan hasil yang didapat.
Artikel Terkait
Gubernur Jateng Ajak Fatayat NU Bersama Cegah Kekerasan di Lingkungan Pesantren
Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Luka Tusuk, Pelaku Paman Korban yang Emosi Saat Bermain Gim
Imigrasi Peringatkan Maraknya Penipuan Digital Mengatasnamakan Layanan Resmi, Minta Publik Hanya Akses Kanal Terpercaya
Polda Metro Buka Posko Pengaduan Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel