Lima Warung Makan di Bergas Hangus Dilahap Api, Diduga Akibat Gas Bocor
Suasana panik menyergap kawasan kuliner di Lingkungan Krajan Kidul, Keluruhan Wujil, Kabupaten Semarang, Selasa (14/4) sore itu. Lima warung makan habis terbakar dalam waktu yang relatif singkat. Dugaan sementara, si jago merah muncul dari kebocoran tabung gas elpiji.
Api menjalar dengan cepat sekali. Material bangunan yang banyak menggunakan kayu dan bahan lain yang mudah terbakar membuat kobaran itu kian mengganas. Para pedagang dan warga hanya bisa menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan beberapa peralatan masak, kursi, meja sementara lidah api sudah mengepung.
“Warga sempat berusaha membantu, tapi api sudah terlalu besar dan cepat sekali menjalar,” ujar Indra, salah seorang saksi mata di lokasi.
Sebelum petugas datang, warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun begitu, embusan angin sore hari dan kondisi material yang kering membuat usaha mereka tak berarti. Api terus melahap.
Baru setelah empat unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Semarang tiba, situasi perlahan bisa dikendalikan. Petugas berjibaku sekitar tiga puluh menit di lokasi sebelum akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah sepenuhnya.
Kepala Bidang Linmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Joko Sukaryono, mengonfirmasi kejadian ini. Menurutnya, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, kerusakan yang terjadi pada bangunan dan isinya terbilang parah.
“Empat unit mobil pemadam kami terjunkan dan api berhasil padam setengah jam kemudian. Penyebab sementara diduga dari kebocoran gas saat memasak,” kata Joko.
Di sisi lain, para pedagang kini hanya bisa pasrah. Tempat usaha mereka rata dengan tanah. Kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Sore itu, yang tersisa hanyalah tumpukan puing dan asap sisa kebakaran yang masih menyengat.
Artikel Terkait
Sapi Kurban 1,1 Ton Bertuliskan TIW Dikirim ke Masjid Terdekat Rumah Amien Rais
Peneliti BRIN Dimas Fajar Prasetyo Bantah Terlibat Jurnal Bodong, Sebut Identitasnya Dicatut
Khofifah Tinjau Pasar Klojen, Dorong Koordinasi Daerah Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Waisak 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan