Mertua Buka Suara, Konfirmasi Lindi Hamil Sebelum Nikahi Virgoun

- Senin, 13 April 2026 | 20:30 WIB
Mertua Buka Suara, Konfirmasi Lindi Hamil Sebelum Nikahi Virgoun

Gosip tentang Lindi Fitriyana yang disebut hamil di luar nikah memang lagi ramai banget dibicarakan. Alih-alih bungkam, Lindi malah ambil langkah berani. Lewat unggahan di media sosialnya, ia membenarkan rumor itu sambil pamer baby bump, ditemani sang suami, Virgoun. Foto itu langsung bikin heboh, tentu saja.

Nah, tanggapan enggak cuma datang dari pasangan tersebut. Eva Manurung, mertua Lindi yang biasa dipanggil Mama Eva, ikut angkat bicara. Dan ya, dia pun membenarkan kabar bahwa menantunya itu memang hamil duluan.

Di acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Eva dengan terbuka mengonfirmasi kehamilan Lindi.

"Betul, soalnya sudah berbadan dua. Itu cucu loh. Kalau teman-teman tanya soal itu, saya selalu bilang ada deh. Sekarang udah masuk tujuh bulan," ujar Eva.

Eva kemudian cerita lebih detail. Ternyata, pernikahan Virgoun dan Lindi digelar karena sang istri sudah mengandung. Menurutnya, saat pesta pernikahan berlangsung, usia kandungan Lindi hampir menginjak lima bulan.

"Jadi gini, kenapa nikahnya agak terlambat? Kedua belah pihak minta tanggal spesifik, harus di 26,2,26. Jauh sebelumnya mereka sudah ngomong sama saya, excuse me, kasih tahu kalau kejadiannya sudah begini. Keluarga juga sudah oke semua," lanjut Eva menjelaskan.

Di sisi lain, Eva tak menutupi perasaannya. Dia mengaku sempat kecewa dengan tindakan putranya. Tapi di balik itu, ada rasa lega yang lebih besar. Virgoun dan Lindi mau bertanggung jawab, dan itu yang penting buatnya.

"Nggak kamu gugurin juga, saya sudah terima kasih. Cucu itu berkat, keluarga bertambah, berkat pun bertambah. Tapi jujur, kalau nanti cucu saya lahir dan saya gendong di depan orang, sakit hati saya pasti masih ada," pungkasnya dengan nada yang terdengar berat.

Jadi begitulah ceritanya. Dari gosip yang berembus kencang, akhirnya terjawab sudah. Semuanya terbuka, dengan segala konsekuensi dan perasaan yang campur aduk di dalamnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar