Suasana hening kerja bakti di sebuah TPU di Palopo tiba-tiba berubah mencekam. Warga yang tengah sibuk membersihkan area pemakaman itu dibuat kaget oleh temuan tak terduga: sebuah granat nanas. Benda berbahaya itu langsung memicu aksi cepat, dengan Tim Gegana dikerahkan untuk memeriksanya.
Menurut sejumlah saksi, granat itu awalnya dikira mainan. Jufri (43), salah seorang warga, mengisahkan detik-detik penemuan tersebut.
"Kami lagi asyik bakar-bakar sampah kayu, tiba-tiba lihat benda itu. Bentuknya mirip granat, tapi ya kami pikir cuma replika. Biar aman, kami laporkan ke polisi," ujar Jufri, Sabtu lalu.
Namun begitu petugas datang, dugaan awal itu langsung pupus. Mereka menyatakan granat tersebut diduga masih aktif, apalagi cincin pengamannya sudah tidak ada. Penemuan itu terjadi sekitar pukul sembilan pagi waktu setempat.
Rasa was-was pun menyebar. Jufri menambahkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan kelurahan dan kepolisian. Area temuan langsung dikepung dengan garis polisi untuk mencegah warga mendekat. "Semua pada takut, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan," jelasnya.
Di sisi lain, upaya evakuasi segera dilakukan. Unit Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sulsel diberitakan sedang dalam perjalanan ke lokasi. Kekhawatiran belum sepenuhnya sirna. Jufri menduga, bukan tidak mungkin masih ada benda serupa yang tersembunyi di area pemakaman yang masih aktif itu.
"Kalau tim sudah datang, lebih baik sekalian diperiksa semua sekelilingnya. Biar benar-benar aman dan tidak membahayakan siapa pun," pungkasnya.
Artikel Terkait
16 Armada Angkutan Barang Terjaring Razia Gabungan di Ancol, Didominasi Pelanggaran Dokumen dan Muatan Berlebih
Potensi Ekonomi Haji dan Umrah Rp60 Triliun per Tahun Dinilai Belum Maksimal, Pasokan Pangan Jemaah Masih Impor
Anggaran Rp100 Miliar untuk 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo Bersumber dari APBN
Iran Kecam Serangan Militer AS di Selatan, Tuding Langgar Gencatan Senjata