Kabupaten Paniai diguncang aksi kekerasan lagi. Kamis sore kemarin, seorang tukang ojek berinisial S (55) diserang oleh orang tak dikenal di Kali Enaro, Kampung Ekaitadi. Kejadiannya sekitar pukul tiga lebih dua puluh menit waktu setempat.
Korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan, bersimbah darah. Beruntung, petugas yang sedang melintas langsung melihatnya. Mereka dibantu warga buru-buru membawa si korban ke RSUD Paniai. Kondisinya parah, sehingga harus dirawat intensif.
Menanggapi insiden ini, Satgas Damai Cartenz langsung bergerak. Kepala Operasinya, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menyatakan timnya sudah diterjunkan untuk menyelidiki.
"Kami tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap masyarakat. Setiap pelaku akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Komitmen kami adalah memberikan rasa aman bagi seluruh warga di Papua," tegas Faizal, Jumat siang.
Penyelidikan di lokasi kejadian masih terus berjalan. Tim gabungan mengumpulkan bukti dan mencari keterangan saksi. Tujuannya satu: mengungkap siapa pelaku di balik serangan keji ini.
Di sisi lain, upaya pencegahan juga diperketat. Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengatakan pengawasan di titik-titik rawan akan ditingkatkan.
"Kami imbau masyarakat untuk tenang tapi waspada. Kalau lihat hal mencurigakan, laporkan segera. Kerja sama warga dan aparat itu kunci utama," ujar Adarma.
Sampai saat ini, motif penyerangan terhadap tukang ojek itu masih jadi tanda tanya besar. Petugas mendalami semua kemungkinan. Situasi di Paniai Timur pun diawasi ketat, berharap tidak ada kejadian serupa terulang.
Artikel Terkait
Seskab Teddy Indra Wijaya Borong 35 Sapi Kurban dari Peternak Lokal Boyolali
Bus PO Coyo Hangus Terbakar di Jalur Pantura Cirebon, Diduga Korsleting AC
Penelitian Ungkap Alasan Ilmiah Kursi Tengah di Bus Sering Kosong Meski Banyak Penumpang Berdiri
Pemprov Banten Kembali Raih Opini WTP dari BPK untuk Kesepuluh Kalinya Berturut-turut