Dua bar di Bali kini dalam kondisi disegel. Bareskrim Polri yang melakukan penyegelan itu menyasar tempat hiburan di Jalan Pancing, Pemogan, Denpasar Selatan, serta satu lagi di kawasan Kerobokan. Penyebabnya, dugaan kuat adanya peredaran narkoba di dalamnya.
Brigjen Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, membenarkan aksi penindakan tersebut. Menurutnya, operasi ini memang fokus mengusut dugaan peredaran narkotika di kelab malam yang bersangkutan.
"Benar, pada Kamis 2 April 2026, petugas kami telah melakukan penindakan terkait aktivitas peredaran narkoba di THM Delona dan N Co-Living Bali. Aktivitas ini diduga dilakukan oleh pihak manajemen kedua tempat hiburan tersebut," jelas Eko Hadi kepada wartawan, Jumat (3/4).
Tak hanya menyegel, penyidik juga berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat. Sayangnya, detail seperti berapa banyak tersangka dan peran spesifik mereka belum diungkap ke publik.
"Saat ini para tersangka sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," imbuh jenderal bintang satu itu.
Operasi di Bali ini bukanlah yang pertama. Belakangan, Bareskrim memang gencar membersihkan tempat-tempat hiburan malam dari jerat narkoba. Sebelumnya, sorotan sudah jatuh ke kelab 'White Rabbit' di Jakarta.
Di kasus White Rabbit, penangkapan bahkan menjaring peran penting seperti 'apoteker' dan para pengendali bisnis gelap itu. Tiga tersangka telah diamankan: Denny Wiraatmaja alias Koko (43) dan Ika Novita Sari alias Mami Mika (46) yang diduga sebagai pengendali, serta Andry Yulianto (36) yang berperan sebagai apoteker.
Penangkapan ketiganya dilakukan dalam rentang Minggu, 29 hingga 30 Maret, di tiga lokasi berbeda. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury.
Brigjen Eko Hadi pun mengonfirmasi keberhasilan ini. "Benar, kami telah menangkap tiga orang terkait jaringan peredaran narkotika di THM White Rabbit. Mereka merupakan pengendali dan 'apoteker'," katanya dalam keterangan terpisah pada Kamis (2/4).
Gebrakan bertubi-tubi ini jelas memberi sinyal. Tempat hiburan malam, yang sering dianggap rawan, kini sedang dalam pengawasan ketat.
Artikel Terkait
Sengketa Batas Tanah Berujung Tembak, Warga Lampung Luka di Pinggul
Fabio Grosso Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Baru Fiorentina hingga 2028
Buku “Presiden Solusi” Diluncurkan, Rangkum 108 Gagasan Prabowo Selama 18 Bulan
Netanyahu: Serangan ke Iran Dihentikan, Peringatkan Balasan Kekuatan Penuh Jika Teheran Menyerang Lagi