Rumah di Cempaka Putih Dibobol Maling Saat Kosong, Laptop hingga Koleksi Topi Raib

- Jumat, 03 April 2026 | 08:05 WIB
Rumah di Cempaka Putih Dibobol Maling Saat Kosong, Laptop hingga Koleksi Topi Raib

Seorang warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat, harus menanggung kerugian usai rumahnya dimasuki maling. Aksi itu terjadi saat rumah sedang kosong. Barang-barang yang dibawa kabur si pelaku cukup beragam, mulai dari laptop hingga koleksi topi.

Menurut keterangan yang dihimpun, peristiwa ini terjadi pada Kamis lalu. Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, mengonfirmasi bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut.

"Rumah dalam keadaan kosong dan ada 2 orang tidak dikenal datang," jelas Pengky saat dihubungi Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, "salah satu orang tidak dikenal masuk ke dalam rumah dengan cara membobol gembok pagar rumah (terlihat dalam rekaman CCTV)."

Dari video CCTV yang beredar, terlihat jelas momen seorang pria memasuki rumah. Pelaku mengenakan baju putih dan celana pendek. Yang cukup mencolok, dia masuk lewat jendela. Tak lama kemudian, dia keluar sebentar dan kembali dengan sebuah helm di kepala sebelum melanjutkan aksinya.

Setelah selesai, pria itu meninggalkan lokasi dengan membawa tas ransel yang tampak penuh. Narasi dalam video menyebutkan bahwa pelaku diduga seorang residivis yang sering beraksi.

Namun begitu, pihak kepolisian masih menyelidiki kebenaran hal tersebut.

"Pelaku masih dalam lidik (penyelidikan)," tegas Kompol Pengky.

Kerugian korban tidak sedikit. Dari laporan polisi, sejumlah barang berhasil dicuri si maling.

"(kerugian) laptop merk HP, kamera digital Kitbeez KF-4, kacamata HSF, 4 topi New Era warna putih, tas Adidas, HP iPhone X warna hitam, HP iPhone 6 warna silver," tutur Pengky merinci.

Dengan kejadian ini, korban pun melaporkannya ke Polsek Cempaka Putih. Penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kasus ini dan mengejar pelaku.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar