JAKARTA – Roy Suryo, tersangka dalam kasus dugaan ijazah, akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan, pernyataan yang disampaikan Rismon Hasiholan Sianipar (RHS) dalam sebuah video YouTube berdurasi 11 menit lebih, murni sikap pribadi. Menurut Roy, pernyataan itu sama sekali tidak mewakili para penulis lain dalam buku Jokowi’s White Paper (JWP).
Di video itu, RHS sempat menyebut adanya kemungkinan “kekeliruan dan bisa berbeda” dalam hasil penelitian yang telah digarap berbulan-bulan. Nah, soal ini, Roy bersikukuh. Semua itu, katanya, adalah tanggung jawab pribadi RHS sepenuhnya.
"Statemen tersebut adalah statemen pribadi saudara RHS sendiri, dan tidak perlu disangkutpautkan dengan kami, khususnya saya selaku sesama penulis JWP," ujar Roy, Kamis (12/3/2026).
Ia juga menambahkan, jika dalam pernyataannya RHS meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo, itu pun merupakan keputusan pribadinya. Meski begitu, Roy menyatakan tetap menghormati hak RHS untuk menyampaikan pandangan dan sikapnya sendiri.
Namun begitu, posisinya sendiri jelas berbeda. Roy menegaskan komitmennya untuk tetap pada jalur yang sudah ditempuh. "InshaaAllah kami tetap amanah untuk meneruskan semua yang sudah dilakukan selama ini secara ilmiah, bertanggung jawab, dan tidak bergeser 0,1 persen pun dari simpulan yang selama ini sudah disampaikan," tegasnya.
Di sisi lain, Roy tak lupa menyampaikan apresiasi. Ucapan terima kasihnya ditujukan kepada banyak pihak yang terlibat dalam berbagai proses hukum dan kajian terkait penelitian mereka.
Artikel Terkait
Jadwal Salat 22 Ramadan 1447 H untuk Medan, Kamis 12 Maret 2026
KPK Periksa Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Pemerintah Targetkan Pembangunan PLTS Raksasa 100 Gigawatt untuk Kurangi Ketergantungan Diesel
Israel Umumkan Gelombang Serangan Skala Besar ke Teheran