KPK kembali menggerakkan roda penyelidikannya di Kota Madiun. Kali ini, yang dipanggil untuk dimintai keterangan adalah Rahma Noviarini, sosok yang dikenal sebagai Bendahara KONI sekaligus Ketua PBSI setempat. Ia dihadirkan sebagai saksi untuk mengungkap kasus yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi.
Pemeriksaan berlangsung di kantor KPPN Madiun, Kamis lalu. "RN diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Bendahara KONI Kota Madiun," jelas Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada awak media di Jakarta.
Namun begitu, daftar saksi yang diperiksa ternyata cukup panjang. Tak cuma dari kalangan birokrasi, tapi juga melibatkan swasta.
Ada US, Wakil Ketua Yayasan STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun. Lalu SK dari CV Mutiara Agung, dan RRN yang menjabat sebagai Kepala Subbidang Penatausahaan Aset di Badan Keuangan dan Aset Daerah kota itu. KPK juga memanggil seorang pengusaha, HPI, serta AP, seorang ASN di Dinas PUPR Kota Madiun.
Artikel Terkait
Minat WNA Jadi WNI Melonjak, Namun Seleksi Makin Ketat
Sepuluh Perwira Sespimmen Polri Kunjungi Polres Bangkalan untuk Asah Kapasitas Kepemimpinan
Menteri Fadli Zon Resmikan Pemugaran Masjid Cagar Budaya Padang Betuah di Bengkulu
Longsor di Nusa Penida, Personel TNI Bantu Bersihkan Rumah Tertimpa