YOGYAKARTA Tiga mahasiswa yang sebelumnya diamankan dalam aksi unjuk rasa di Mapolda DIY akhirnya sudah dipulangkan. Penyerahan mereka ke pihak kampus dilakukan Selasa malam kemarin, tepatnya sekitar pukul 22.30 WIB, setelah ada koordinasi intens antara kepolisian dan rektorat.
Menurut informasi, ketiga mahasiswa itu berasal dari beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta. Mereka dijemput langsung oleh perwakilan universitas masing-masing. Demo yang terjadi sebelumnya memang sempat memanas. Aksi yang awalnya berjalan sebagai penyampaian aspirasi itu berubah ricuh dan merusak pagar sisi timur Mapolda.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Ihsan, mengaku menyayangkan insiden tersebut.
“Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi perusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” katanya, Rabu (25/2/2026).
Dia menegaskan, meski ada kerusakan fasilitas, keadaan akhirnya bisa diredam. Ihsan juga meluruskan kabar yang sempat beredar soal penggunaan gas air mata atau tembakan peringatan oleh aparat. Menurutnya, itu sama sekali tidak benar.
“Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi,” ujarnya.
Kini, suasana di depan Mapolda DIY sudah tenang. Lalu lintas kembali normal, dan situasi keamanan di wilayah DIY dilaporkan kondusif. Kericuhan malam itu kini tinggal kenangan, meski meninggalkan jejak kerusakan yang harus dibenahi.
Artikel Terkait
Pakistan Kirim Delegasi Tingkat Tinggi untuk Lanjutkan Mediasi Iran-AS
Pemerintah Permudah Bea Cukai Barang Bawaan Jemaah Haji Lewat PMK Terbaru
Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions Meski Hanya Imbang Lawan Sporting
Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions Usai Imbang Lawan Sporting Lisbon