MURIANETWORK.COM - Pemerintah Iran mengeluarkan peringatan keras bahwa setiap serangan militer Amerika Serikat, sekalipun berskala terbatas, akan memicu respons balasan yang keras. Peringatan ini disampaikan menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengaku mempertimbangkan opsi serangan terbatas terhadap Iran. Ketegangan ini muncul di tengah upaya AS memperkuat postur militernya di Timur Tengah, tepat sebelum negosiasi nuklir antara kedua negara dijadwalkan kembali dimulai.
Peringatan Resmi dari Teheran
Melalui Kementerian Luar Negeri, Iran secara tegas menyatakan bahwa segala bentuk serangan akan dipandang sebagai tindakan agresi. Pernyataan ini menegaskan posisi negara itu yang tidak akan tinggal diam jika kedaulatannya diusik.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, dalam sebuah pengarahan pers di Teheran, menegaskan hal tersebut. "Dan negara mana pun akan bereaksi terhadap tindakan agresi sebagai bagian dari hak inherennya untuk membela diri dengan ganas, jadi itulah yang akan kami lakukan," ujarnya.
Artikel Terkait
Ketua Parlemen Iran: Waktu AS dan Israel Patuhi Gencatan Senjata di Lebanon Hampir Habis
Polisi Tangkap Pelaku Penculikan dan Penyekapan Anak 10 Tahun di Cirebon
Geopolitik Panas Ganggu Pasokan Minyak, Aktivis Dorong Percepatan Pengurangan Plastik Sekali Pakai
Empat Pelaku Penipuan Mengatasnamakan Pimpinan KPK Ditangkap di Jakarta