Polisi Tangkap Lima Komplotan Perampok Rp 800 Juta di Tulang Bawang Barat

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:15 WIB
Polisi Tangkap Lima Komplotan Perampok Rp 800 Juta di Tulang Bawang Barat

Lima orang komplotan perampok bersenjata api akhirnya berhasil diciduk polisi. Mereka diduga kuat sebagai otak di balik aksi begal berdarah yang mengguncang Tulang Bawang Barat, Lampung, beberapa waktu lalu. Kelimanya adalah AY, T, J, Y, dan D.

AKBP Reinhard H Nainggolan dari Kanit III Satresmob Bareskrim Polri membenarkan penangkapan itu. Menurutnya, kerja sama yang solid antara berbagai satuan kunci dalam mengungkap kasus ini.

"Satresmob Bareskrim Polri bersama-sama dengan Resmob Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat, dapat mengungkap kasus ini dengan cepat dan komprehensif,"

katanya, Sabtu (21/2/2026).

Dua Tembakan dan Ratusan Juta Raib

Semuanya berawal pada Senin (19/1) pagi, sekitar pukul sembilan. Saat itu, sopir truk dan seorang staf toko distributor bahan pangan tengah membawa uang Rp 800 juta untuk disetorkan ke bank. Mereka naik truk, merasa perjalanan itu seperti biasa saja.

Namun begitu, di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri, suasana tiba-tiba berubah mencekam. Sebuah sepeda motor mendadak memepet truk mereka. Lalu, tanpa banyak basa-basi, pelaku langsung melepaskan tembakan.

"Sekira jam 09.00 WIB, terdengar bunyi tembakan senjata api sebanyak tiga kali,"

ujar Reinhard menirukan laporan warga.

Tembakan itu menembus kaca dan memaksa truk berhenti. Warga sekitar pun panik. Dalam situasi kacau itu, dua pelaku yang kemudian diketahui sebagai T dan J langsung menyambar tas berisi uang ratusan juta itu. Mereka pun kabur, menghilang begitu saja meninggalkan korban dalam shock dan ketakutan.

Jejak Motor di Bawah Tol

Tim gabungan langsung bergerak. Penyidikan dimulai dari TKP. Dan, petunjuk penting berhasil didapat sehari pasca kejadian. Sepeda motor Yamaha Vixion yang dipakai pelaku ditemukan teronggok di bawah Jalan Tol Lampung-Palembang. Rupanya, motor itu sengaja dibuang untuk menghilangkan jejak.

“Barang bukti sepeda motor tersebut dibuang di bawah jalan tol,” jelas Reinhard. “Tim juga menemukan barang bukti lain seperti rekaman CCTV yang akhirnya membuat kasus perampokan bersenjata ini semakin terang.”

Buruan Satu Bulan, Akhirnya Tertangkap

Dengan barang bukti dan keterangan saksi, pengejaran pun dimulai. Polisi akhirnya berhasil meringkus lima orang komplotan tersebut. Mereka kini sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Menariknya, penangkapan dilakukan dalam dua gelombang. Tiga orang pelaku pertama Ahmad Yani, Danil Al Fatah, dan Tedy Hariyadi berhasil diringkus di Sumatera Utara pada Rabu (18/2/2026). Mereka sudah buron selama hampir sebulan sebelum akhirnya ditemukan di persembunyiannya.

Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, membenarkan perkembangan ini. Pengungkapan, katanya, adalah hasil kolaborasi aparat dari tiga wilayah.

"Benar, ada 3 orang yang telah berhasil ditangkap atas peristiwa perampokan yang terjadi di Tulang Bawang Barat dimana korban mengalami kerugian Rp 800 juta,"

tegas Yuni, Jumat (20/2/2026).

Dengan ditangkapnya kelima tersangka, polisi berharap rasa was-was masyarakat bisa sedikit teredam. Meski begitu, penyidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap apakah ada jaringan yang lebih luas di balik aksi nekat ini.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar