MURIANETWORK.COM - Umat Islam di Kota Medan, Sumatera Utara, akan menjalankan ibadah puasa hari ketiga pada Sabtu, 21 Februari 2026 atau 3 Ramadan 1447 H. Waktu berbuka puasa di kota tersebut diperkirakan akan tiba pada pukul 18.43 WIB, bersamaan dengan kumandang azan Maghrib. Informasi ini mengacu pada data resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Keutamaan Momen Berbuka Puasa
Bagi yang menjalankan ibadah puasa, waktu berbuka adalah saat yang dinanti-nanti. Momen ini bukan sekadar mengakhiri lapar dan dahaga, tetapi juga dipenuhi dengan keberkahan dan kebahagiaan spiritual. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW menggambarkan kebahagiaan ganda yang diraih orang yang berpuasa.
"لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ"
Artinya: "Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya." (HR. Muslim).
Doa Mustajab di Saat Berbuka
Selain sebagai wujud kebahagiaan, detik-detik menjelang berbuka juga dikenal sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa. Kesungguhan dalam beribadah dan menjauhi larangan-Nya menjadi kunci terkabulnya permohonan. Rasulullah SAW dalam hadis lain menegaskan posisi istimewa orang yang berpuasa.
"ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ..."
"Tiga orang yang doa mereka tidak terhalang, yaitu imam (pemimpin) yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan doa orang yang dizholimi..." lanjutnya, menyampaikan janji Allah akan pertolongan-Nya. (HR Ahmad, dari Abu Hurairah, shahih lighairihi).
Jadwal Imsakiyah Medan 21 Februari 2026
Berdasarkan penelusuran terhadap kalender resmi, berikut adalah jadwal waktu salat terkait untuk wilayah Medan dan sekitarnya pada hari Sabtu tersebut:
Magrib: 18.43 WIB
Isya: 19.52 WIB
Masyarakat setempat biasanya menyambut waktu Maghrib dengan suasana khidmat, seiring dengan berkumandangnya azan dari berbagai masjid dan musala di seluruh penjuru kota.
Anjuran dan Bacaan Doa Berbuka
Secara tradisi, disunnahkan untuk memulai buka puasa dengan makanan atau minuman manis guna mengembalikan energi tubuh dengan cepat. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan membaca doa. Terdapat beberapa riwayat doa berbuka yang dapat diamalkan, salah satunya adalah doa berikut yang diriwayatkan Abu Daud.
"اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إنْ شَاءَ اللَّهُ"
Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman dan dengan rizki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa penatku dan basahlah tenggorokanku dan tetaplah pahala dicurahkan atasku, Insya Allah."
Doa singkat lainnya juga sering dibaca, yaitu "Dzahaba dhomau...", yang bermakna rasa haus telah hilang dan pahala telah ditetapkan. Praktik ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi keagamaan yang diwariskan turun-temurun, mengiringi momen syukur setiap hari di bulan Ramadan.
Artikel Terkait
Taruna STIK Bantu Warga Korban Banjir Bandang di Aceh Barat
NasDem Gencar Konsolidasi di Jabar, Targetkan Posisi Teratas di Pemilu 2029
Buronan Interpol Tersangka TPPO Ditangkap di Bandara Bali Setelah Laporan dari Filipina
Kapolri Serukan Buruh Jaga Iklim Investasi untuk Dukung Indonesia Emas 2045