Peran Partai: Membangun Kesadaran, Bukan Pencitraan
Lebih jauh, Paloh memaparkan peran mendasar yang harus diemban partai politik. Fungsinya, tegas dia, adalah membangun kesadaran masyarakat bahwa kebebasan harus beriringan dengan tanggung jawab. Ia mengingatkan agar kemajuan demokrasi tidak terjebak pada hal-hal yang bersifat permukaan.
"Kita melihat kulit luar, itu jauh lebih penting, sebuah pencitraan jauh lebih hebat dibandingkan esensi soul, otentiknya yang kita miliki," tutur Paloh. "Tapi jangan lupa, posisi dan peran yang harus dijalankan oleh institusi partai politik adalah terus-menerus untuk membangun kesadaran masyarakat. Ada kebebasan, tapi juga ada tanggung jawab," imbuhnya.
Keseimbangan Hak dan Kewajiban serta Teladan Konkret
Di akhir pernyataannya, Paloh menekankan pentingnya keseimbangan dalam kehidupan berbangsa. Ia menyoroti kebutuhan akan suri keteladanan dari para pemimpin dan elite politik, di mana ucapan harus selaras dengan perbuatan. Tanpa konsistensi itu, ia memperingatkan, bangsa hanya akan terjebak dalam kepura-puraan.
"Di situlah pentingnya kehadiran suri keteladanan. Siapa saja yang berani berbicara dan mengutarakan pikiran-pikirannya yang hebat, itu harus disertain juga dengan nilai keteladanan yang ada pada dirinya. Ucapan yang sebanding juga dengan perbuatan. Ada konsistensi di sana. Bangsa ini butuh itu," jelasnya.
Artikel Terkait
PSG Kalahkan Liverpool 2-0, Kokohkan Posisi Jelang Leg Kedua
Harga Emas Perhiasan Tembus Rp2,4 Juta per Gram pada 9 April 2026
Kisah Mardi Rambo dan Pengorbanan Prajurit Garuda di Medan Perdamaian
Promotor Ungkap Tantangan Yakinkan Patrick Kluivert Tampil Lagi di Indonesia