Bergerak ke arah timur, tepatnya di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, geliat ekonominya sudah terasa sejak sore hari. Pasar Sentral Pekkabata mulai hiruk-pikuk sekitar pukul dua siang waktu setempat. Yang dijual bukan cuma camilan ringan. Banyak juga pedagang yang menyiapkan makanan berat untuk santap buka puasa, dengan pilihan harga yang beragam.
Lalu, seberapa besar dampak Ramadan bagi perekonomian mereka? Salah seorang pedagang di pasar itu mengaku dengan gamblang.
"Alhamdulillah, penjualan naik drastis. Bisa sampai 100% lebih tinggi dibanding hari biasa," ujarnya.
Singkat kata, Ramadan bukan cuma tentang menahan lapar dan dahaga. Di sisi lain, bulan ini juga menghidupkan pasar, menggerakkan roda usaha kecil, dan memberi harapan baru bagi banyak keluarga. Sebuah simbiosis yang indah antara ibadah dan rezeki.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Sebagian Jakarta pada 7 April 2026
Polisi Semarang Buru Dua Pelaku Bacok Wanita yang Tolong Korban Jambret
PM Spanyol Serukan Penghentian Serangan terhadap Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon
Ledakan Diduga dari Pabrik di Sidoarjo Rusak Sejumlah Rumah Warga