Melihat kondisi yang berisiko, AKP Yeni pun mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat. Dia menegaskan pentingnya bagi pengendara, khususnya pemotor, untuk segera beralih menggunakan jalur alternatif guna menghindari titik genangan yang dalam di Daan Mogot.
"Kami dari Satlantas Polres Metro Jakarta Barat mengimbau kepada pengendara khususnya yang roda dua agar mencari jalur alternatif lain yang dari Grogol menuju Tangerang. Mencari jalur alternatif lain, boleh ke Kebon Jeruk atau di Taman Kota. Ya, kebetulan untuk Taman Kota sudah mulai bisa dilintasi ya. Dan dari Samsat sudah bisa dilintasi," tuturnya.
Imbauan keselamatan juga ditekankan secara khusus. AKP Yeni mengungkapkan bahwa selain risiko mogok, kondisi jalan yang tergenang telah memicu sejumlah insiden kecelakaan di sekitar lokasi.
"Dan kami mengimbau agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, jaga keselamatan diri, dilanjutkan tolong jangan sampai ada yang melawan arus karena tadi ada berapa yang terjadi apa kecelakaan ya," pungkasnya.
Kehadiran petugas di lapangan dan upaya mereka menangani kendaraan mogok secara langsung setidaknya memberikan sedikit solusi di tengah kesulitan yang dialami pengendara. Namun, insiden ini kembali mengingatkan bahwa menerobos banjir tetap merupakan tindakan berbahaya yang konsekuensinya bisa langsung dirasakan.
Artikel Terkait
Wamenristek Sebut Harga Listrik Panas Bumi Masih Lebih Mahal dari Batu Bara
LBH Cianjur Serahkan Data Tambahan ke KPK untuk Laporan Jual-Beli Jabatan
Don Lee Ucapkan Terima Kasih ke Pemprov DKI atas Dukungan Syuting Film Extraction: Tygo
AS Siap Genjot Serangan ke Iran Jelang Berakhirnya Ultimatum Trump