MURIANETWORK.COM - Genangan banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, masih menyebabkan kendala lalu lintas yang serius pada Jumat (20/2/2026) siang. Sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat menerobos air terpaksa menepi setelah kendaraannya mogok, memaksa petugas kepolisian turun tangan memberikan bantuan darurat di lokasi.
Bantuan Darurat di Tengah Genangan
Di lokasi kejadian, suasana tampak sibuk. Beberapa pengendara motor terlihat berdiri di samping kendaraan mereka yang sudah tak bisa dinyalakan, sementara personel polisi dengan sigap membantu mendorong kendaraan-kendaraan tersebut ke area yang lebih aman. Upaya tak berhenti di situ. Petugas kemudian melakukan penanganan pertama dengan mengeluarkan air yang kemungkinan masuk ke dalam mesin, sebelum berulang kali mencoba menghidupkan motor menggunakan kick starter.
Kejadian ini menarik perhatian Kanit Lantas Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, AKP Yeni, yang turut memantau langsung penanganannya. Dia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari kerja Satgas Banjir yang diterjunkan untuk mengatasi dampak cuaca ekstrem ini.
"Ya, ini dari ada dari Satgas, ada bantuan dari Satgas Banjir Polres Metro Jakarta Barat. Adik-adik kita ini ya membantu untuk kendaraan sepeda motor yang mogok ya, yang nekat melintas di genangan air. Ya, bisa dilihat sendiri kan, berusaha untuk mencoba menghidupkan dengan mengengkol ya, men-starter, engkol kendaraan yang mogok," jelas AKP Yeni saat ditemui di tepi jalan yang tergenang.
Imbauan Penting untuk Pengendara
Melihat kondisi yang berisiko, AKP Yeni pun mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat. Dia menegaskan pentingnya bagi pengendara, khususnya pemotor, untuk segera beralih menggunakan jalur alternatif guna menghindari titik genangan yang dalam di Daan Mogot.
"Kami dari Satlantas Polres Metro Jakarta Barat mengimbau kepada pengendara khususnya yang roda dua agar mencari jalur alternatif lain yang dari Grogol menuju Tangerang. Mencari jalur alternatif lain, boleh ke Kebon Jeruk atau di Taman Kota. Ya, kebetulan untuk Taman Kota sudah mulai bisa dilintasi ya. Dan dari Samsat sudah bisa dilintasi," tuturnya.
Imbauan keselamatan juga ditekankan secara khusus. AKP Yeni mengungkapkan bahwa selain risiko mogok, kondisi jalan yang tergenang telah memicu sejumlah insiden kecelakaan di sekitar lokasi.
"Dan kami mengimbau agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, jaga keselamatan diri, dilanjutkan tolong jangan sampai ada yang melawan arus karena tadi ada berapa yang terjadi apa kecelakaan ya," pungkasnya.
Kehadiran petugas di lapangan dan upaya mereka menangani kendaraan mogok secara langsung setidaknya memberikan sedikit solusi di tengah kesulitan yang dialami pengendara. Namun, insiden ini kembali mengingatkan bahwa menerobos banjir tetap merupakan tindakan berbahaya yang konsekuensinya bisa langsung dirasakan.
Artikel Terkait
Truk Kontainer Tertabrak Kereta di Tangerang, Layanan Commuter Line Lumpuh
Jaksa Agung Dukung Usulan Unit Penyidikan HAM di Komnas HAM
Ribuan Warga Sumenep Padati Masjid Sambut Ramadan dan Tradisi Zakat Tokoh
Trump Puji Prabowo: Saya Tak Mau Melawannya