Hujan deras mengguyur Siak, Kamis (19/2/2026) lalu. Tapi, itu tak menghentikan personel Satlantas Polres Siak turun ke jalan. Mereka ada di Km 63 ruas Perawang-Dayun, tepatnya di Kecamatan Dayun, dengan satu misi: menutupi lubang menganga di badan jalan. Dengan pasir, mereka lakukan penimbunan sementara. Langkah cepat ini, kata mereka, demi mencegah hal yang lebih buruk: kecelakaan.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, menjelaskan alasan di balik aksi tersebut. Kondisi jalan yang rusak parah dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor. “Ini upaya antisipasi kami,” ujarnya.
“Walaupun diguyur hujan, personel tetap melaksanakan penimbunan karena kondisi jalan cukup membahayakan. Ini bentuk komitmen kami dalam menjaga keselamatan pengguna jalan dan mencegah terjadinya laka lantas,” tegas AKBP Sepuh dalam keterangan resminya, Jumat (20/2/2026).
Ia menegaskan, upaya yang dilakukan hanya bersifat sementara. Perbaikan permanen, tentu saja, menjadi wewenang dan tugas instansi terkait. Pihak kepolisian sudah menyampaikan laporan agar penanganan lanjutan segera dilakukan.
“Kami berharap instansi terkait dapat segera menindaklanjuti perbaikan permanen, sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berkendara dapat terjamin,” tambahnya.
Di sisi lain, respons warga sekitar ternyata positif. Dahlan (42), salah seorang warga, mengaku lega dengan tindakan polisi. Lubang itu, menurutnya, sudah lama jadi momok.
“Lubang di jalan tersebut sangat besar dan dalam, jadi rawan sekali. Kami berterima kasih kepada polisi yang tetap bekerja walaupun hujan,” kata Dahlan.
Pendapat serupa datang dari Evi (35), yang tiap hari harus melintasi jalur itu. Ia khawatir, jika dibiarkan, lubang itu akan memakan korban. “Harapannya sih, diperbaiki total. Jangan cuma ditimbun,” ujarnya.
Dengan langkah darurat ini, Polres Siak berharap keselamatan dan ketertiban lalu lintas di wilayahnya tetap terjaga. Minimal, untuk sementara, potensi kecelakaan di titik rawan KM 63 itu bisa diredam. Menunggu tindakan nyata perbaikan permanen yang diharapkan segera menyusul.
Artikel Terkait
Truk Kontainer Tertabrak Kereta di Tangerang, Layanan Commuter Line Lumpuh
Jaksa Agung Dukung Usulan Unit Penyidikan HAM di Komnas HAM
Ribuan Warga Sumenep Padati Masjid Sambut Ramadan dan Tradisi Zakat Tokoh
Trump Puji Prabowo: Saya Tak Mau Melawannya