Di sisi lain, respons warga sekitar ternyata positif. Dahlan (42), salah seorang warga, mengaku lega dengan tindakan polisi. Lubang itu, menurutnya, sudah lama jadi momok.
“Lubang di jalan tersebut sangat besar dan dalam, jadi rawan sekali. Kami berterima kasih kepada polisi yang tetap bekerja walaupun hujan,” kata Dahlan.
Pendapat serupa datang dari Evi (35), yang tiap hari harus melintasi jalur itu. Ia khawatir, jika dibiarkan, lubang itu akan memakan korban. “Harapannya sih, diperbaiki total. Jangan cuma ditimbun,” ujarnya.
Dengan langkah darurat ini, Polres Siak berharap keselamatan dan ketertiban lalu lintas di wilayahnya tetap terjaga. Minimal, untuk sementara, potensi kecelakaan di titik rawan KM 63 itu bisa diredam. Menunggu tindakan nyata perbaikan permanen yang diharapkan segera menyusul.
Artikel Terkait
Wamenristek Sebut Harga Listrik Panas Bumi Masih Lebih Mahal dari Batu Bara
LBH Cianjur Serahkan Data Tambahan ke KPK untuk Laporan Jual-Beli Jabatan
Don Lee Ucapkan Terima Kasih ke Pemprov DKI atas Dukungan Syuting Film Extraction: Tygo
AS Siap Genjot Serangan ke Iran Jelang Berakhirnya Ultimatum Trump