Langkah Tanggap Darurat Dikerahkan
Menyikapi situasi ini, aparat pemerintah langsung bergerak cepat. Koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai pihak untuk memitigasi risiko dan membantu warga terdampak. Fokus utamanya adalah pada lokasi-lokasi yang dinilai paling rawan, seperti daerah aliran sungai dan wilayah dengan potensi longsor.
“Kami melakukan koordinasi dengan TNI/Polri dan PLN agar daerah-daerah rawan itu listriknya dimatikan, kemudian kita siapkan genset. Kemudian juga evakuasi di daerah rawan banjir dan longsor, daerah sepanjang aliran sungai,” tutur Masinton.
Selain evakuasi, kesiapan logistik darurat juga dipersiapkan. Pemerintah kabupaten telah memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan dapur umum serta menyiagakan peralatan yang diperlukan dalam operasi penyelamatan. Langkah-langkah ini diambil sebagai antisipasi jika kondisi banjir berlangsung atau bahkan memburuk.
Artikel Terkait
Satria Muda Pertamina Bandung Tumbangkan Rajawali Medan dalam Drama Tipis 89-87
Hujan dan Angin Kencang di Bandung Tewaskan Satu Orang, 33 Pohon Tumbang
Tiga Dapur Makanan Bergizi Gratis di Kaimana Ditutup Sementara Gara-gara IPAL Tak Standar
Sistem Kesehatan Lebanon Selatan Kolaps di Tengah Serangan Israel