MURIANETWORK.COM - Pemerintah telah menetapkan Selasa, 17 Februari 2026, sebagai hari libur nasional untuk memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Menjelang perayaan tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta. Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan serangkaian acara meriah yang akan digelar di berbagai titik ibu kota.
Prakiraan Cuaca Jakarta pada Hari Imlek
Berdasarkan informasi yang dirilis BMKG melalui akun Instagram resminya pada Senin (16/2/2026), kondisi cuaca di Jakarta pada hari raya Imlek diprakirakan didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah. Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan atau menghadiri acara di luar ruangan disarankan untuk mempersiapkan payung atau jas hujan.
Secara rinci, pola cuaca untuk tiap wilayah adalah sebagai berikut:
Jakarta Barat: Berawan tebal sejak dini hari, dengan hujan ringan yang berpotensi terjadi dari pagi hingga sore. Malam hari kembali berawan tebal.
Jakarta Pusat: Kondisi berawan tebal akan menyelimuti wilayah ini sepanjang hari, dengan kemungkinan hujan ringan pada pagi dan sore hari.
Jakarta Selatan: Wilayah ini diperkirakan mengalami kondisi paling basah, dengan intensitas hujan meningkat menjadi sedang pada siang hari setelah pagi yang berawan dan hujan ringan.
Jakarta Timur: Mirip dengan wilayah lain, Jakarta Timur akan didominasi berawan tebal dan hujan ringan yang dapat turun pada pagi, siang, dan sore.
Jakarta Utara: Prakiraan menunjukkan pola berawan tebal sepanjang hari, diselingi hujan ringan dari pagi hingga sore.
Kepulauan Seribu: Hujan ringan berpotensi terjadi pada pagi dan malam hari, sementara siang hingga sore diperkirakan tetap berawan tebal.
Ragam Acara Merayakan Imlek di Ibu Kota
Selain informasi cuaca, suasana perayaan Imlek 2026 di Jakarta juga akan diwarnai oleh berbagai acara budaya dan hiburan yang digelar oleh Pemprov DKI. Rangkaian acara ini, seperti diunggah di akun Instagram @dkijakarta, telah dirancang untuk menyemarakkan festival sekaligus memperlihatkan akulturasi budaya yang khas.
Perayaan puncak akan berpusat di sejumlah lokasi ikonis. Bundaran HI, misalnya, akan menjadi tempat penyelenggaraan Festival Imlek Jakarta pada 13-17 Februari, menampilkan instalasi lentera 3D 12 shio, pagoda LED, pertunjukan barongsai, dan laser show. Tidak jauh dari sana, kawasan Sudirman-Thamrin akan dihiasi oleh Lomba Dekorasi Imlek sejak 12 Februari.
Untuk pengalaman yang lebih tradisional, masyarakat dapat mengunjungi Festival Pecinan Jakarta di Anjungan DKI Jakarta TMII pada 14-17 Februari yang menampilkan pertunjukan akulturasi budaya Tionghoa dan Betawi. Sementara, nuansa modern akan terasa di Blok M Hub melalui instalasi seni dalam acara Harmoni Jakarta pada tanggal yang sama.
Beberapa lokasi lain juga turut menyemarakkan suasana. Monas akan menggelar Semarak Imlek Jakarta dengan video mapping, Kota Tua akan menghadirkan Jakarta Light Festival edisi Imlek, dan Lapangan Banteng akan menjadi tempat puncak perayaan Harmoni Imlek Nusantara pada 22-28 Februari.
Ungkap akun tersebut, perayaan juga mencakup Festival Klenteng Jakarta di beberapa klenteng dan akan ditutup dengan Festival Cap Go Meh Jakarta di kawasan Pancoran China Town Point pada 3 Maret 2026.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Bertolak ke Washington untuk Pertemuan Bilateral dengan Presiden Trump
PN Jakpus Alihkan Status Tahanan Tiga Terdakwa Kasus Penghasutan ke Tahanan Kota
Tiga Tewas dalam Kecelakaan Truk Kontainer vs Sedon di Karawang, Diduga Ada Peran Pa Ogah
Siswa SMPN 26 Bandung Tewas Ditikam Usai Putuskan Pertemanan