Arus Mudik Imlek 2026 Padati Jalan Layang MBZ, Volume Kendaraan Meningkat 47 Persen

- Senin, 16 Februari 2026 | 08:30 WIB
Arus Mudik Imlek 2026 Padati Jalan Layang MBZ, Volume Kendaraan Meningkat 47 Persen

MURIANETWORK.COM - Arus mudik menjelang Tahun Baru Imlek 2026 mulai terasa padat di gerbang keluar Jakarta. Data dari PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menunjukkan, sebanyak 44.918 kendaraan tercatat meninggalkan Ibu Kota melalui Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H-3 perayaan, Minggu (15/2). Angka ini melonjak signifikan, hampir 47 persen, dibanding volume lalu lintas normal yang biasanya berkisar 30.604 kendaraan.

Lonjakan Tertinggi Terjadi pada Malam Hari

Peningkatan arus kendaraan ternyata terjadi sepanjang hari. Namun, gelombang paling padat terpantau saat malam tiba. General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, menjelaskan bahwa kenaikan volume pada malam hari bahkan menembus angka 52,76 persen.

"Peningkatan volume kendaraan terjadi sepanjang hari dengan kenaikan paling tinggi pada malam hari hingga mencapai 52,76 persen," tuturnya dari Bekasi, Jawa Barat.

Tak hanya arus menuju luar Jakarta, lalu lintas dari arah timur yang menuju Ibu Kota juga mengalami kenaikan. Pada periode yang sama, ruas MBZ mencatat 31.655 kendaraan masuk, naik sekitar 13 persen dari kondisi biasa.

Kondisi Lalu Lintas Tetap Terkendali

Meski volumenya meningkat drastis akibat momentum libur Imlek, kondisi di lapangan dilaporkan tetap lancar. Desti Anggraeni menegaskan bahwa pengoperasian jalan layang ini berjalan terkendali. Pemantauan secara berkala oleh petugas di lapangan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan atau gangguan.

“Desti mengungkapkan kondisi lalu lintas di Jalan Layang MBZ tetap terpantau lancar dan terkendali, termasuk para petugas juga secara berkala melakukan pemantauan di lapangan,” jelasnya.

Imbauan Keselamatan bagi Pemudik

Menghadapi puncak arus mudik, PT JJC tak henti-hentinya mengingatkan para pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan. Persiapan sebelum perjalanan menjadi kunci. Pengemudi diimbau untuk memastikan kondisi fisik yang fit dan kendaraan yang prima, termasuk kecukupan daya listrik untuk kendaraan listrik atau bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan konvensional.

Faktor cuaca, khususnya hujan, juga perlu diwaspadai karena dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan lebih licin.

“Hati-hati saat berkendara dalam kondisi hujan karena dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan,” pesan Desti.

Untuk informasi terkini seputar lalu lintas atau meminta layanan darurat, pemudik dapat menghubungi pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di 14080, akun Twitter @PTJASAMARGA, atau melalui aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia untuk iOS dan Android.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar