MURIANETWORK.COM - Arus mudik menjelang Tahun Baru Imlek 2026 mulai terasa padat di gerbang keluar Jakarta. Data dari PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menunjukkan, sebanyak 44.918 kendaraan tercatat meninggalkan Ibu Kota melalui Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H-3 perayaan, Minggu (15/2). Angka ini melonjak signifikan, hampir 47 persen, dibanding volume lalu lintas normal yang biasanya berkisar 30.604 kendaraan.
Lonjakan Tertinggi Terjadi pada Malam Hari
Peningkatan arus kendaraan ternyata terjadi sepanjang hari. Namun, gelombang paling padat terpantau saat malam tiba. General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, menjelaskan bahwa kenaikan volume pada malam hari bahkan menembus angka 52,76 persen.
"Peningkatan volume kendaraan terjadi sepanjang hari dengan kenaikan paling tinggi pada malam hari hingga mencapai 52,76 persen," tuturnya dari Bekasi, Jawa Barat.
Tak hanya arus menuju luar Jakarta, lalu lintas dari arah timur yang menuju Ibu Kota juga mengalami kenaikan. Pada periode yang sama, ruas MBZ mencatat 31.655 kendaraan masuk, naik sekitar 13 persen dari kondisi biasa.
Kondisi Lalu Lintas Tetap Terkendali
Meski volumenya meningkat drastis akibat momentum libur Imlek, kondisi di lapangan dilaporkan tetap lancar. Desti Anggraeni menegaskan bahwa pengoperasian jalan layang ini berjalan terkendali. Pemantauan secara berkala oleh petugas di lapangan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan atau gangguan.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen