Jelang bulan Ramadan, suasana di Kecamatan Megamendung, Bogor, tampak berbeda. Polisi setempat baru saja menggelar operasi gabungan yang cukup ketat. Hasilnya? Puluhan botol minuman keras ilegal berhasil diamankan.
Razia ini sendiri sudah berlangsung sejak Sabtu (14/2) lalu. Menurut Kapolsek Megamendung, AKP Desi Triana, operasi yang melibatkan unsur pemerintah kecamatan ini merupakan bagian dari patroli "lingkar badai". Tujuannya jelas: menciptakan kondisi aman dan nyaman sebelum serta selama Ramadan nanti.
"Sasaran serta antisipasi anak muda yang berkumpul atau nongkrong di pinggir jalan; antisipasi pelaku tawuran dan geng motor; antisipasi curat, curas dan curanmor,"
Demikian penjelasan Desi Triana, Senin (16/2/2026). Nongkrong di pinggir jalan, tawuran, hingga ancaman pencurian masuk dalam daftar prioritas pencegahan. Tak cuma itu, pihaknya juga fokus memberantas praktik perjudian dan prostitusi yang kerap mengintai di kawasan tersebut.
Di sisi lain, ada juga perhatian khusus untuk pengelola rumah makan. Terutama yang buka 24 jam. Kepada mereka, polisi memberikan imbauan agar menyesuaikan jam operasional selama bulan puasa.
"Rumah makan... boleh buka dimulai pukul 16.00 WIB,"
Imbuhnya. Langkah ini diharapkan bisa menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah di bulan suci. Secara keseluruhan, razia ini adalah bentuk antisipasi dini. Polisi ingin memastikan tidak ada gangguan kamtibmas yang muncul, sehingga warga bisa menjalani Ramadan dengan tenang.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Gudang Motor Curian yang Disamarkan sebagai Lapak Besi Tua di Cileungsi
Bali Ocean Days 2026 Soroti Keterkaitan Transisi Energi dan Kelestarian Laut Indonesia
Pemerintah Siapkan Sistem Satu Arah, Contra Flow, dan Ganjil-Genap untuk Mudik Lebaran 2026
Trump Klaim Amankan Komitmen Rp84 Triliun untuk Gaza, Sumber Dana Masih Misterius