Kabupaten Jember diguyur hujan deras Kamis malam lalu. Akibatnya, Sungai Bedadung meluap dan merendam sejumlah titik di Kecamatan Rambipuji. Bukan cuma rumah yang kebanjiran, tapi yang lebih mengkhawatirkan adalah sumber air bersih warga ikut tercemar lumpur dan kotoran.
Nah, melihat kondisi itu, tim Water, Sanitation and Hygiene (WASH) PMI Jember akhirnya turun tangan. Mereka bergerak pada hari Minggu untuk menormalisasi sumur-sumur warga yang jadi keruh. Caranya? Dengan menggunakan dua unit mesin penyedot air khusus.
Upaya pembersihan ini melibatkan tujuh personel yang bekerja sejak pagi. Mereka tak hanya menyedot air kotor, tapi juga membersihkan bagian dalam sumur dari endapan lumpur. Prosesnya memang butuh waktu dan tenaga ekstra.
Bagi warga setempat, aksi tim PMI ini tentu sangat membantu. Bayangkan saja, setelah rumah porak-poranda diterjang banjir, mereka juga harus kesulitan dapat air bersih untuk minum dan masak. Normalisasi sumur setidaknya meringankan satu beban dari sekian banyak masalah pascabanjir.
Meski begitu, pekerjaan belum sepenuhnya selesai. Butuh waktu untuk memastikan kualitas air benar-benar layak pakai. Warga pun diimbau untuk tetap memasak air hingga mendidih sebelum dikonsumsi, sebagai langkah antisipasi.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Potensi Banjir dan Longsor di Jakarta, Hujan Lebat Diprediksi Empat Hari ke Depan
Trump Umumkan Dana US$5 Miliar untuk Gaza, Hamas Wajib Demiliterisasi
Ganjil-Genap Ditiadakan di Jakarta Selama Libur Imlek
Persija Kalahkan Bali United, Perkukuh Posisi Tiga Klasemen