MURIANETWORK.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui mendapat kritik karena dinilai terlalu fokus mengurusi Persija Jakarta. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026). Dalam kesempatan itu, Pramono juga bercerita tentang dampak kekalahan tim kesayangannya terhadap dirinya, sambil tetap menekankan komitmennya untuk memperkuat identitas Betawi di Ibu Kota.
Komitmen Memperkuat Identitas Betawi
Di hadapan para tokoh dan masyarakat Betawi, Pramono Anung membuka sambutannya dengan menegaskan visinya untuk Jakarta. Ia menyatakan keinginan kuatnya menjadikan budaya Betawi sebagai pondasi identitas kota yang kokoh. Pernyataan ini sekaligus menjadi pengantar sebelum ia menyentuh topik lain yang ternyata juga dekat di hatinya, yakni sepak bola.
"Bapak Ibu Saudara-saudara sekalian, sekali lagi saya sebagai Gubernur Jakarta ingin sekali menjadikan Betawi itu adalah menjadi identitas kota yang kuat sekali," tegas Pramono dalam sambutannya.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen