MURIANETWORK.COM - Sejumlah berita ekonomi menjadi sorotan utama pembaca sepanjang pekan ini. Dari pergerakan mata uang dan harga logam mulia hingga kebijakan transportasi dan energi, perkembangan di dalam negeri menunjukkan dinamika tersendiri di tengah ketidakpastian global. Berikut adalah rangkuman lima berita ekonomi yang paling banyak dibaca.
Rupiah Mengawali Pekan dengan Penguatan Tipis
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka menguat tipis pada perdagangan Senin pagi. Mata uang domestik mencoba bangkit meskipun tekanan dari penguatan dolar AS, yang didorong oleh ketidakpastian kondisi global, masih terasa. Pergerakan ini menjadi perhatian para pelaku pasar untuk mengawali aktivitas perdagangan pekan ini.
Harga Perak Antam Turun ke Level Rp47.850 per Gram
Harga jual perak batangan dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat mengalami penurunan pada Jumat, 13 Februari 2026. Logam mulia tersebut dijual pada harga Rp47.850 per gram. Fluktuasi harga komoditas ini kerap dipantau oleh investor ritel sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mereka.
KAI Siapkan 1,2 Juta Kursi dengan Diskon 30% untuk Lebaran 2026
Menyambut periode mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan kapasitas lebih dari 1,2 juta tempat duduk. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan stimulus pemerintah yang menawarkan diskon tarif transportasi umum sebesar 30 persen. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong mobilitas selama hari raya.
Rincian Daya Listrik untuk Token Prabayar Rp50 Ribu
Listrik prabayar semakin populer karena dinilai memberikan kemudahan dalam mengontrol pengeluaran bulanan. Bagi pelanggan yang bertanya berapa kWh yang didapat dengan mengisi token sebesar Rp50 ribu, jawabannya bergantung pada golongan tarif yang berlaku. Sistem ini memungkinkan pengguna lebih cermat dalam mengelola konsumsi energi sehari-hari.
Menteri Keuangan: Prospek Ekonomi Indonesia Tetap Cerah
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme terhadap kondisi perekonomian nasional. Menurutnya, fundamental ekonomi dalam negeri yang kuat menjadi penopang utama di tengah gejolak ketidakpastian global.
"Prospek ekonomi Indonesia masih cerah didukung oleh perkembangan domestik," tegasnya. Purbaya memastikan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga.
Artikel Terkait
Real Madrid Puncaki Klasemen Usai Hajar Real Sociedad 4-1
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Tapteng
Megawati Panjatkan Doa Khusus untuk Soekarno dan Keluarga Saat Umrah
DKI Jakarta Terapkan Antrean Online untuk Pengambilan Bantuan Pangan KJP